Catatan Berita Samarinda 22-01-2025
SAMARINDA - Pembangunan Tugu Pesut di Samarinda bukan sekadar proyek pendirian landmark baru, melainkan sebuah pernyataan sikap terhadap isu lingkungan yang semakin mendesak. Dengan menggunakan bahan baku utama HDPE daur ulang dari sampah tutup botol, tugu itu menjadi simbol komitmen Samarinda dalam mengelola sampah dan menjaga kelestarian lingkungan, khususnya Sungai Mahakam dan Sungai Karang Mumus. Perancang tugu dari CV Evolution Vergian Septiandy mengungkapkan, pemilihan bahan daur ulang memiliki makna yang mendalam. Pihaknya ingin memicu diskusi publik tentang masalah lingkungan, terutama terkait pengelolaan sampah plastik. “Selama ini belum banyak karya seni publik di Samarinda yang mengangkat isu lingkungan secara eksplisit,” ucapnya.
Selengkapnya