Pemerintah Mau “Cuci Tangan” Jalan Rapak Indah Ditutup 5 Juli karena Tak Ada Kejelasan

Catatan Berita Samarinda 03-07-2024

SAMARINDA – Warga kembali memberikan teguran kepada Pemerintah Kota (Pemkot) maupun Pemprov Kaltim. Pasalnya, tanah mereka dipergunakan dalam proyek pelebaran jalan tersebut namun tak ada ganti rugi. Mereka yang tanahnya “diserobot” untuk di gunakan pelebaran jalan, berencana menutup kawasan tersebut pada Jumat (5/7) mendatang, terhitung pukul 14.00 Wita. Harianto selaku kuasa hukum warga yang mengklaim tanahnya belum dibayarkan mengatakan, saat ini Pemkot Samarinda atau Pemprov Kaltim belum menyebutkan siapa yang bertanggung jawab atas ganti untung tanah milik warga tersebut. Oleh karena itu, spanduk pengumuman tentang penutupan jalan itu kembali dipasang.

Selengkapnya