Catatan Berita Bontang 05-03-2024
BONTANG, TRIBUN – Amir Tosina mengaku beberapa hari lalu mendapat pesan WhatsApp dari salah seorang orang tua murid SMP Negeri 1 Bontang. Menurut Ketua Komisi III DPRD Bontang ini, orang tua tersebut marah kepadanya lantaran dinilai tidak becus mengawasi pembangunan ruang kelas di sekolah tersebut. “Saya malu, dikirim pesan seperti itu,” kata Amir saat melakukan kunjungan kerja di SMPN 1, Senin (4/3). Hadir dalam kunjungan tersebut, Anggota Komisi III Abdul Samad, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bambang Cipto Mulyono, Kepala Sekolah SMPN 1 Riyanto, dan pihak-pihak lainnya. Seperti diketahui pembangunan ruang kelas sekolah itu harus terhenti di akhir tahun lalu, lantaran kontraktor CV Amira Mandiri tidak memiliki cukup modal untuk merampungkan bangunan 3 lantai dengan nilai anggaran Rp6,6 miliar. Mengacu pada berita Tribun Kaltim.co edisi 11 Desember 2023, proyek tersebut terhenti di progres pengerjaan 80 persen. Bangunan tersebut menyisakan banyak pekerjaan rumah (PR), khususnya pada bagian lantai 2 dan 3 yang nampak masih bentuk rangka.
Selengkapnya