Catatan Berita Balikpapan 10-06-2024
KOTA MINYAK mengalami krisis air baku, Bendungan Sepaku Semoi menjadi harapan utama mengatasi masalah tersebut. Setelah penetapan IKN, pembagian distribusi air berubah. Semula Bendungan Sepaku Semoi rencananya dibagi untuk Balikpapan 2.000 liter per detik dan PPU 500 liter per detik. Kondisi terkini mengalami perubahan, suplai 2.000 liter per detik justru untuk IKN dan Balikpapan hanya mendapat 500 liter per detik. Kepala Bappeda Litbang Balikpapan Murni menuturkan, pihaknya telah melakukan kajian SPAM Sepaku Semoi dengan perhitungan suplai 1.000 liter per detik dibantu Bappenas. “Berdasarkan hasil kajian KPBU, pembangunan SPAM Sepaku Semoi butuh tiga tahun, bahkan di luar pembebasan lahan dengan dana Rp2,3 triliun,” katanya. Murni menyebutkan, saat ini rencana SPAM Sepaku Semoi masih dalam proses evaluasi kementerian dan fokus penyediaan air untuk IKN.
Selengkapnya