Catatan Berita Samarinda 03-10-2025
Samarinda – Isu pengurangan transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim). Untuk mengantisipasi dampak yang mungkin terjadi, Pemprov mulai menyasar berbagai potensi daerah dalam upaya peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Diketahui Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, sempat menyampaikan bahwa ada kemungkinan di tahun 2026 TKD Kaltim akan mengalami pemangkasan sebesar 75 persen. Sehingga total yang diterima oleh Kaltim dari pusat hanya sekitar 25 persen. Oleh sebab itu, pihaknya akan menyiapkan langkah strategis untuk memperkuat PAD di tengah potensi pemangkasan dana transfer. Dia, menyebutkan pihaknya akan menggelar rapat koordinasi dengan seluruh perusahaan daerah (Perusda) guna menyusun rencana bisnis yang lebih produktif, dan ditargetkan mulai tahun 2027 Perusda bisa memberikan pemasukan signifikan ke kas daerah dengan peningkatan hingga 50 persen dari capaian saat ini.
Selengkapnya