Catatan Berita Kutai Timur 08-02-2025
SANGATTA – Berdasarkan laporan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kutim total dana kurang salur untuk 2024, mencapai Rp2,2 triliun. Anggota DPRD Kutim, Novel Tyty Paembonan mengatakan posisi keuangan daerah pada 2024 yang lalu, dapat lebih aman jika dana salur dari pusat segera cair. Mengingat utang Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) pada pihak ketiga mencapai Rp1,3 triliun pada tahun 2024. Utang tersebut hingga kini masih belum terbayarkan. “Maka dari jumlah tersebut, sebesar Rp500 miliar telah ditransfer pada Desember 2024. Sementara sisanya Rp1,7 triliun masih menunggu pencairan dari pusat,” jelas Novel Legislator Partai Gerindra. Namun diakui, sesuai hasil koordinasi dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kutim sisa transfer tersebut akan menjamin kalau dana kurang salur itu segera ditransfer.
Selengkapnya