Catatan Berita Samarinda 25-06-2024
ANAK Sungai Mahakam, yakni Sungai Karang Mumus (SKM) selama ini menjadi nadi kehidupan bagi masyarakat Kota Samarinda. Namun, keberadaan permukiman di bantaran sungai yang semakin padat membuat sungai menyempit dan menjadi salah satu faktor terjadinya banjir. Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda pun mengambil langkah tegas dengan melakukan normalisasi SKM. Upaya ini tak luput dari dampak sosial, sebab sebanyak 151 bangunan dan tanah di kawasan Jembatan Ruhui Rahayu, Kelurahan Temindung Permai, harus dibongkar. Salah satu warga terdampak, Erham, mengaku bahwa koordinasi yang dilakukan Pemkot kepada pihaknya tak ada kendala. Terkait dengan pembebasan lahan, sudah terselesaikan.
Selengkapnya