Penggunaan Modal PBT Melenceng dari Tujuan Terima Rp2 Miliar, AGM Berkelit Tak Tahu Sumber Uang yang Dipinjam dari Kas Perumda

Catatan Berita Samarinda 27-03-2024

SAMARINDA – Sejak direkrut dan menempati posisi kepala Bagian Keuangan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Benuo Taka (PBT) medio April 2021, Karim Abidin mengaku keuangan badan usaha milik Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) itu terbilang cekak. Saldo di rekening perusahaan hanya sekitar Rp200 juta dan ada penggunaan yang tak sesuai rencana kerja anggaran perusahaan (RKAP) tahun itu. Padahal, di Januari perumda itu baru saja mendapat suntikan dana sebesar Rp2,5 miliar. Dari koordinasi dengan pejabat sebelum dirinya, diketahui ada beberapa penggunaan yang berujung di luar koridor yang sudah dituangkan dalam RKAP. Berbekal hal itu, penggunaan modal lanjutan yang bakal diterima PBT pun mulai dicatat dalam pembukuan. “Sekitar September 2021 modal Rp10 miliar diberikan pemkab (Pemkab PPU),” ungkapnya ketika memberikan keterangan di Pengadilan Tipikor Samarinda, kemarin (26/3).

Selengkapnya