Catatan Berita Penajam Paser Utara 12-02-2025
PENAJAM - Aliansi Pemuda Penajam Paser Utara (AP3U) menyoroti alokasi anggaran pembangunan untuk Kecamatan Babulu pada 2025 yang dianggap tidak adil berdasarkan data dari hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), terdapat beberapa desa di Babulu yang tidak mendapatkan alokasi pembangunan sama sekali. Sementara itu, desa lain di kecamatan tersebut justru menerima alokasi yang sangat besar. "Kami melihat ada ketidakadilan yang mencolok dalam penyusunan APBD 2025" kata Ketua AP3U, Eko Cahyo Riswanto dalam keterangan tertulis yang diterima Kaltim Post, Selasa (11/2/2025). "Seharusnya, pemerintah daerah lebih memperhatikan aspek prioritas dan keadilan dalam penyusunan anggaran," tambahnya. Selain itu, AP3U juga menyoroti alokasi Dana Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Kaltim Tahun 2025. Menurut dia, alokasi Bankeu Provinsi juga tidak merata dan terkesan hanya pada satu desa tertentu di Babulu. "Padahal, masih banyak pekerjaan rumah (PR) pembangunan lain di Babulu yang seharusnya menjadi prioritas," lanjut Eko Cahyo Riswanto. "Kami berharap pemerintah daerah dan DPRD lebih cepat tanggap dalam menyikapi persoalan ini," ujarnya.
Selengkapnya