Catatan Berita Bontang 08-01-2025
BONTANG - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang menyoroti pengerjaan proyek drainase di Jalan Pangeran Suryanata, eks Sendawar, Bontang Baru. Proyek senilai Rp7 miliar yang dikerjakan oleh PT Tuah Persada Perkasa dianggap tidak sesuai spe-sifikasi. Bahkan hasil pengerjaan terkesan asal-asalan sehingga PUPRK mengancam tak akan mencairkan dana pemeliharaan proyek tersebut. Kepala Bidang Binamarga PUPRK Bontang, Anwar Nurddin mengungkapkan bahwa banyak bagian proyek perlu dibongkar dan diperbaiki. "Waktunya memang sudah selesai. Dana pemeli-haraan mereka bisa tidak cair kalau mereka tidak mau perbaiki," tegas Anwar, Senin (6/1). Beberapa masalah yang ditemukan antara lain permukaan penutup saluran air yang terlalu ting-gi, beton drainase yang tidak sesuai elevasi, hingga lantai drainase yang retak akibat cor yang terlalu tipis. PUPRK juga menyoroti kualitas finishing yang dinilai tidak rapi.
Selengkapnya