Catatan Berita Samarinda 04-10-2025
Samarinda – Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KpwBI) Kaltim, Budi Widihartanto, menjelaskan penurunan realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Kaltim didorong rendahnya realisasi kelompok belanja K/L yang turun 39,60 persen (yoy) akibat lemahnya belanja modal dan belanja barang masing-masing sebesar 47,91 persen (yoy) dan 43,71 persen (yoy). Efisiensi dan realokasi anggaran menjadi faktor utama. Pemerintah pusat dan daerah mengarahkan kembali porsi anggaran ke pos-pos prioritas, termasuk mengurangi alokasi belanja barang dan modal. “Capaian realisasi belanja K/L tersebut terutama dipengaruhi oleh kebijakan efisiensi atau realokasi anggaran pemerintah daerah sejalan dengan kebijakan di level nasional,” tegas Budi, Jumat (3/10).
Selengkapnya