Catatan Berita Kalimantan Timur 03-12-2025
Samarinda – Anggota Fraksi PAN-Nasdem Dewan perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Abdul Giaz menyoroti penurunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026, dan kekhawatiran akan terjadinya penundaan pekerjaan. Anggaran yang sebelumnya diproyeksikan mencapai Rp21,35 triliun, kini harus direvisi menjadi hanya Rp15,15 triliun. Pemangkasan ini terjadi akibat berkurangnya besaran Dana Transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran DPRD Klatim, khususnya terkait kesinambungan berbagai program pembangunan besar yang telah direncanakan. Fraksi PAN-Nasdem menjadi salah satu pihak yang secara tegas menyuarakan kekhawatiran tersebut. Abdul Giaz mengatakan pemangkasan TKD memaksa pemerintah provinsi menyesuaikan kembali seluruh struktur penerimaan daerah dalam KUA-PPAS 2026. “Penerimaan daerah yang telah disepakati sebesar Rp21,35 triliun, harus direvisi menjadi Rp15,15 triliun,” ujar Giaz, Selasa (2/12).
Selengkapnya