Catatan Berita Samarinda 08-01-2025
SAMARINDA - Keluarga Pelajar Mahasiswa Kabupaten Berau (KPMKB) Samarinda mengge-lar unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur beberapa waktu lalu. Hal itu meminta Pemprov Kaltim "turun tangan" ikut menangani permasalahan kenaikan tarif air PDAM Batiwakkal yang dianggap tidak wajar dan memberatkan masyarakat. Mahasiswa menyoroti lonjakan tagihan hingga Rp12 juta per pelanggan yang dinilai men-curigakan dan melanggar prosedur. Ketua Advokasi KPMKB Samarinda, Oki menyebut lonjakan tarif itu merugikan masyarakat. "Kenaikan drastis tanpa pemberitahuan yang memadai menunjukkan kurangnya transparansi dalam pengelolaan PDAM. Ada pelanggan yang biasanya membayar Rp300 ribu tiba-tiba harus membayar hingga Rp12 juta. Itu jelas tidak masuk akal," ujarnya.
Selengkapnya