Pemprov Bidik Investasi Energi Hijau Untuk Dongkrak PAD

Catatan Berita Kalimantan Timur 04-12-2025

Samarinda – Pemprov dan DPRD Kaltim sudah menyepakati bersama Rancangan APBD 2026 akhir November lalu. Angkanya Rp15,15 triliun. Di tengah sempitnya ruang fiskal imbas pemangkasan transfer pusat, DPRD mendorong agar pemerintah lebih piawai dalam menarik investasi yang bisa mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD). Hal itu mengemuka ketika Fraksi Gerindra menyampaikan pandangan umum atas Nota Keuangan 2026. Soal investasi, kata Sekretaris Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, pemerintah sudah menjajaki kerja sama di bidang Energi Baru Terbarukan (EBT). “Ada investor yang berminat bangun PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya). Bukan batubara. Ada juga rencana pemanfaatan sampah jadi energi,” katanya. Kaltim diyakininya masih memiliki banyak potensi untuk mendorong pertumbuhan PAD, di luar eksploitasi sumber daya alam. Hal ini, lanjut dia, sejalan dengan upaya pemerintah mendorong hadirnya energi hijau di Bumi Etam.

Selengkapnya