Artikel Lainnya 19-12-2024
Pertanyaan di atas muncul dari latar belakang kegelisahan penulis atas kondisi kehidupan kenegaraan kita belakangan ini. Berbagai fenomena sosial politik cukup mengkhawatirkan dan menggelisahkan. Polisi tembak polisi. Polisi menembak mati warga sipil. Warga sipil yang tidak bersalah ditersangkakan dan dipenjarakan tanpa dasar bukti hukum yang kuat dan obyektif. Hakim membebaskan tersangka pembunuh pacarnya. Polisi dan aparat keamanan dijadikan alat politik untuk kepentingan keluarga mantan penguasa, bahkan ketika sang mantan penguasa sudah menjadi warga sipil. Hak rakyat sipil, khususnya masyarakat adat yang hidup turun-temurun di atas tanah milik leluruhnya, dirampas secara brutal, bahkan oleh aparat yang dibayar penguasa. Ketika rakyat sipil bertahan membela haknya, termasuk dengan menahan alat berat milik penguasa, mereka justru dikriminalisasi dan dipenjara, oleh aparat yang digaji dengan pajak rakyat.
Selengkapnya