Menampilkan 2026 data.
SELAMA masa kepemimpinan Wali Kota Samarinda Andi Harun dan Wakilnya Rusmadi Wongso, Kota Samarinda mulai dikenal dengan banyaknya perubahan yang cukup signifikan. Perlahan seperti banjir yang seringkali menjadi persoalan serius di Kota Tepian ini, mulai dapat dikendalikan, lantaran program pengendalian banjir dan pembenahan drainase di seluruh titik terus digencarkan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda. Belum lagi penataan tata kota layak anak, pemenuhan Ruang Terbuka Hijau (RTH), hingga mega proyek yang terus dikebut seperti pembangunan tunnel atau terowongan di kawasan Gunung Manggah, Teras Samarinda, revitalisasi Citra Niaga dan Pasar Pagi.
SAMARINDA, TRIBUN – Dua tahun terakhir, Kota Samarinda menunjukkan geliat perubahan yang cukup signifikan. Mulai dari berkurangnya intensitas banjir, penataan bantaran Sungai Karang Mumus (SKM), megaproyek terowongan Gunung Manggah dikebut, dan revitalisasi Citra Niaga serta Pasar Pagi pun digulirkan. Di antara deretan proyek tersebut, Teras Samarinda tahap I di Jalan Gajah Mada, tepat di depan kantor Gubernur Kaltim, menjadi yang paling menarik perhatian masyarakat. Proyek yang digadang-gadang menjadi ikon baru Kota Samarinda ini diharapkan dapat selesai pada akhir tahun 2023 lalu.
BALIKPAPAN, TRIBUN – Pemerintah Kota Balikpapan terus berupaya merampungkan pembebasan lahan secara bertahap pada proyek pembangunan Embung Aji Raden di Balikpapan Timur, Kalimantan Timur. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitan dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Balikpapan Murni mengatakan, terakhir kali telah dilakukan identifikasi dan penetapan peta bidang pembangunan Embung Aji Raden. Kini hanya tersisa beberapa bidang yang belum rampung pembebasan. Kemudian, besar kemungkinan pembebasan lahan yang tersisa bisa dilanjutkan kembali pada tahun mendatang. “Kemudian dibantu Pemerintah Provinsi (Kaltim) dalam penetapan dokumen pengadaan tanah,” ujar Murni, Kamis (27/6).
SAMARINDA – DPRD Kaltim melaksanakan Rapat Paripurna Ke- 17 dengan agenda Penyampaian Laporan Akhir Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kaltim, Pembahasan Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran (TA) 2023, Persetujuan DPRD Kaltim terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2023, Penandatanganan Persetujuan Bersama antara DPRD Kaltim dengan Gubernur Kaltim, dan Penyampaian Pendapat Akhir Gubernur Kaltim. Rapat Paripurna yang dilaksanakan di Ruang Rapat Gedung B Kantor DPRD Kaltim, Rabu (26/6/2024) tersebut dipimpin Wakil Ketua III DPRD Kaltim Sigit Wibowo didampingi Sekretaris DPRD Kaltim Norhayati Usman dan Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setdaprov Kaltim Ujang Rachmad yang mewakili Gubernur Kaltim.
BONTANG – Salah satu sektor pendapatan daerah mengalami peningkatan. Utamanya di durasi semester pertama tahun ini. Sektor tersebut ialah pajak hiburan. Realisasi yang dicapai sebesar Rp1,6 miliar. “Padahal target kami APBD murni untuk pajak hiburan yakni Rp1.436.840.000,” kata Kepala Bidang Perencanaan, Pengembangan, dan Pengelolaan Sistem Informasi Pendapatan Daerah Bapenda Vinson. Artinya target tersebut telah tercapai. Faktor lonjakan pajak daerah ialah banyaknya tenant besar masuk di Bontang. Mulai yang berada di Bontang City Mall hingga beberapa titik lain. “Karena tenant besar masuk itu umumnya ada pendapatan yang diperoleh dari pajak hiburan,” ucapnya. Salah satu kenaikan terkait dengan adanya bisokop di BCM. Bioskop ini dari tenant 21 Cineplex. Besaran pajak daerah yang masuk ke Bontang ialah 10 persen dari tarif tiket pertunjukan.
TANJUNG REDEB – Rencana pembangunan embung air baku di Pulau Maratua bakal direalisasikan tahun ini. Hal tersebut disampaikan Bupati Berau Sri Juniarsih Mas. Ia menyampaikan, sekiranya pembangunan itu dapat terealisasi pada bulan Juli 2024 ini. “Pembangunan embung air baku itu akan dimulai Juli 2024 ini,” ungkapnya, Kamis (27/6/2024). Sri Juniarsih juga menjelaskan anggaran yang disiapkan untuk pembangunan embung di Kampung Payung-Payung ini sebesar Rp14 miliar. “Embung yang dibangun ini nantinya bisa memenuhi kebutuhan air bersih di empat kampung di Pulau Maratua,” ucapnya.
BONTANG – Pemkot Bontang berencana menaikkan insentif RT tahun depan. Nantinya, Ketua RT akan memperoleh besaran insentif sebesar Rp2 juta, dari Rp1,1 juta. “InsyaAllah tahun depan,” kata Wali Kota Basri Rase, di hadapan seluruh Ketua RT se-Bontang Barat dalam forum dialog terbuka, Rabu (26/6). Ia menyebut saat ini nominalnya masih terlalu kecil. Padahal tugas Ketua RT itu sangat berat. Karena menjadi garda terdepan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Tetapi dengan kenaikan ini diharapkan pelayanan yang diberikan semakin optimal,” ucapnya. Nantinya Pemkot akan melakukan kajian sehubungan dengan nominal untuk pengurus RT lainnya. Baik itu posisi sekretaris maupun bendahara. Namun demikian ia belum bisa memutuskan untuk dua posisi itu akan mendapatkan kenaikan insentif berapa.
SAMARINDA, TRIBUN – Pemkot Samarinda melalui Dinas Perhubungan (Dishub) akan memberlakukan sistem parkir nontunai mulai 1 Juli 2024 mendatang. Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan kemudahan dan transparansi dalam pembayaran retribusi parkir, sekaligus meminimalisir kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, di tengah antusiasme menyambut era baru ini, masih terdapat sebagian masyarakat yang belum familiar dengan sistem pembayaran nontunai. Hal ini dikhawatirkan dapat menghambat kelancaran implementasi kebijakan. Menanggapi hal tersebut, Abdul Rohim, anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, menekankan pentingnya edukasi dan persiapan yang matang.
BONTANG – Pengadaan piranti Closed Circuit Television (CCTV) jadi usulan warga RT 33 Kelurahan Belimbing. Ketua RT 33 Herdi menjelaskan, usulan ini masuk skala prioritas. Pasalnya beberapa pekan belakangan di komplek Perum BTN PKT terjadi aksi pencurian. “Adanya alat ini sangat dibutuhkan untuk membantu aspek keamanan. Karena bisa memantau aktivitas gangguan Kantibmas,” kata Herdi. Sejatinya RT 33 telah memiliki empat perangkat sebelumnya. Berkat pengadaan di program Produta. Namun dua unit mengalami kerusakan. Sehingga yang aktif tersisa dua. Itu pun tidak memiliki memori penyimpanan yang memadai. Sehingga durasi perekaman tidak bisa lama.
SAMARINDA – Pemkot Samarinda tetap akan mengosongkan Kawasan Dermaga Mahakam Ilir (Dermaga Pasar Pagi) di seberang Masjid Raya Darussalam Jalan Gajah Mada, Kelurahan Pasar Pagi, Kecamatan Samarinda Kota. Meskipun ada penolakan dari pedagang dan pengusaha buah yang beroperasi di sana. Pengosongan ini dilakukan untuk mendukung proyek pembangunan turap sungai dalam upaya penataan kawasan. Karena di sana akan ada pembangunan Teras Samarinda segmen 2. Sekkot Samarinda, Hero Mardanus Satyawan mengatakan, Pemkot telah melayangkan surat peringatan kepada para pedagang dan pengusaha buah. Program pembangunan Teras Samarinda segmen 2 di lokasi tersebut sudah lama disampaikan kepada mereka. “Dulu mereka iya saja. Tetapi memang, ketika tahun ini mau dikerjakan, ada informasi warga menolak. Tetapi, Pemkot akan tetap pendekatan persuasif,” ujarnya, Rabu (26/6).