Menampilkan 2026 data.
BONTANG, TRIBUN – PT Bangun Pilar Persada menanggung beban denda Rp15 juta per hari lantaran tak kunjung merampungkan, pekerjaan longsoran di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Bontang Lestari. Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kota Bontang Anwar Usman mengungkapkan proyek itu tetap berlanjut. Pemerintah memberikan kesempatan kedua menyelesaikan proyek penahanan dinding tahan tersebut. Mesti demikian, PT Bangun Pilar Persada berkewajiban membayar denda 1 persen dari nilai kontrak per harinya.” Ungkap Anwar saat ditemui Tribunkaltim.co, Senin (19/2). Menurut Anwar total denda yang harus dibayarkan kurang lebih Rp1,1 miliar, dengan asumsi 75 hari. “Adendum awal 50 hari. Selesai di tanggal 20 Februari. Kemudian diberikan kembali kesempatan selama 25 hari kedepan,” bebernya.
UJOH BILANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) menggelontorkan dana miliaran rupiah untuk pembangunan gereja. Pembangunan gereja ini dilakukan di beberapa kampung di Kabupaten Mahulu. Wakil Bupati Mahulu, Yohanes Avun mengatakan pembangunan gereja ini sudah sepenuhnya selesai. “Progresnya sudah 100 persen,” singkatnya, Sabtu (17/2). Ia mengatakan, gereja tersebut sudah siap untuk diresmikan namun masih menunggu kesiapan gereja. “Ya kita tunggu dari kesiapan gerejanya itu kan, tergantung dari stasi,” ujarnya. Ia sempat melakukan pemantauan ke Gereja Katolik di Stasi Batoq Kelo, Kampung Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahulu. Untuk pembangunan gereja ini dibutuhkan anggaran miliaran rupiah. “Sekitar Rp11 Miliar,” sebutnya.
BALIKPAPAN, TRIBUN – Proyek pembangunan Sekolah Terpadu yang berlokasi di Balikpapan Regency, tengah berstatus opname atau strerilisasi kegiatan proyek. Artinya seluruh aktivitas proyek terhenti. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balikpapan Irfan Taufik menerangkan terhentinya kegiatan proyek ini merujuk tahap perhitungan progres pekerjaan yang sudah berjalan. Ia menambahkan perhitungan progres pekerjaan ini masih berjalan. Terhitung dari masa tenggat setelah perpanjangan waktu 50 hari Januari hingga 19 Februari 2024. “Kami menghitung berapa progres pembangunan secara fisik,” ulasnya, Senin (19/2).
BALIKPAPAN – Setelah sempat mendapat perpanjangan waktu hingga 30 Januari, proyek pembangunan sekolah terpadu di Balikpapan Regency masuk masa opname. Artinya, seluruh kegiatan pembangunan terhenti. Kini, masih dilakukan perhitungan progres pekerjaan yang sudah berjalan. Kepala Disdikbud Balikpapan Irfan Taufik mengatakan, perhitungan ini masih berjalan hingga kemarin, Senin (19/2). Makanya proyek pembangunan SD 016 Balikpapan Selatan dan SMP 26 masih berstatus opname. “Kami menghitung berapa pembangunan secara fisik. Lalu, berapa yang sudah dibayar dan berapa tersisa,” katanya. Adapun perhitungan ini melibatkan Disdikbud, pengawas proyek, dan inspektorat yang turut mendampingi proses tersebut. Menurutnya, perhitungan ini harus hati-hati karena terkait sisa pembayaran yang harus diberikan kepada kontraktor. “Terakhir kami sudah membayar 91 persen dari total anggaran Rp32 miliar,” ucapnya.
BALIKPAPAN TRIBUN – Setelah mendapat perpanjangan waktu hingga 19 Februari 2024, pengerjaan proyek pengendali banjir daerah aliran sungai (DAS) Ampal di Jalan MT Hariyono Balikpapan terus mempercepat penyelesasian tahap akhir. Proyek yang menelan anggaran Rp136 miliar dengan skema tahun jamak atau multiyears ini seharusnya rampung pada 31 Desember 2023. Namun mendapat perpanjangan waktu selama 50 hari kerja, terhitung dari 1 Januari 2024. Polemiki dari molornya pengerjaan proyek DAS Ampal ini kerap menjadi sorotan berbagai pihak. Mengingat, dampak pengerjaan proyek DAS Ampal sangat dirasakan masyarakat Balikpapan. Terlebih, kondisi kontur jalan yang rusak, jalan berdebu ketika cuaca sedang terik, berlumpur saat hujan, hingga memicu kemacetan lalu lintas kendaraan.
BONTANG – Penanganan masalah banjir menjadi perhatian Pemkot Bontang. Salah satu upaya tahun ini ialah melakukan pembebasan lahan untuk Polder Tanjung Laut. Anggaran pun sudah diajukan. “Nantinya appraisal sambil jalan. Di tahun ini juga lahan dibebaskan,” kata Kabid Sanitasi, Air Minum, dan Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPRK) Edi Suprapto. Mengacu Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) anggaran yang dialokasikan mencapai Rp11 miliar. Nantinya ada 1 hektare lebih lahan di Jalan Selat Karimata akan dibeli Pemkot. “Perencanaan ini sudah lama. Appraisal lebih dahulu karena untuk melakukan kalkulasi terhadap upaya pembebasan lahan,” ucapnya.
PENAJAM, TRIBUN – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Penajam Paser Utara (PPU) segera membangun SD Negeri 022 Penajam pasca mengalami kebakaran beberapa waktu lalu. Sebelumnya, pembangunan SD Negeri 022 itu akan menggunakan Bantuan Tidak Terduga (BTT) yang disiapkan oleh Pemerintah Daerah. Namun, karena berdasarkan kesepakatan kejadian itu sudah tidak masuk kategori darurat, sehingga anggaran yang digunakan nantinya, melalui pergeseran anggaran kegiatan internal dari Disdikpora. Demikian disampaikan Kepala Disdikpora PPU Alimuddin kepada TribuKaltim.co, Minggu (18/2), “Itu berdasarkan kesepakatan kita dengan BPBD dan BKAD” ungkapnya.
BALIKPAPAN – Badan Pembinaan Olahraga Mahasiswa Indonesia (Bapomi) Kalimantan Timur menggelar pelantikan pengurus, untuk membina olahraga mahasiswa dari Kaltim. Pelantikan dihadiri Ketua Umum Pengurus Bapomi Kaltim, Ketua Dewan Pembina dan Penasihat, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim. Pelantikan kepengurusan dipimpin Ketua Umum Pengurus Bapomi Kaltim, Mohamad Bahzar, di Hotel Grand Jatra Balikpapan, Sabtu (17/2/24) , malam. Pada kesempatan ini hadir Wakil Ketua III DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Sigit Wibowo. Diketahui, Sigit juga menjabat Wakil Ketua I Bapomi Kaltim. Ia menyampaikan siap membantu fasilitas khusus olahraga dan pembinaan olahraga mahasiswa di Kaltim.
TENGGARONG – Menunjang pekerjaan di lapangan, para lurah di Kecamatan Muara Jawa, Kecamatan Samboja Barat mendapatkan kendaraan operasional sebanyak 27 unit untuk memperlancar pelayanan kepada pelayanan kepada masyarakat. Kendaraan operasional tersebut diserahkan oleh Bupati Kukar Edi Damansyah secara simbolis kepada para lurah usai apel pagi awal tahun dilingkungan Setkab Kukar, baru-baru ini. “Kendaraan operasional bagi seluruh lurah di Kukar dan saya tegaskan kembali bahwa kendaraan ini adalah kendaraan operasional bukan kendaraan jabatan,” tegas bupati Edi Damansyah. Menurut Edi, kendaraan jabatan belum diperbolehkan. Namun Pemkab Kukar berkomitmen untuk menunjang operasional pelayanan di kelurahan sehingga ditetapkan dan dianggarkan pengadaan kendaraan operasional.
TENGGARONG – Dalam upaya menunjang pekerjaan di lapangan, kelurahan di tiga kecamatan yakni Kecamatan Muara Jawa, Samboja, dan Samboja Barat mendapatkan kendaraan operasional. Totalnya 27 kendaraan. Kendaraan operasional tersebut diserahkan Bupati Kukar Edi Damansyah secara simbolis usai apel pagi awal tahun di lingkungan Setkab Kukar, baru-baru ini. “Saya tegaskan kembali bahwa kendaraan ini adalah kendaraan operasional. Bukan kendaraan jabatan,” tegas Edi. Menurut Edi, kendaraan jabatan belum diperbolehkan tapi Pemkab Kukar berkomitmen untuk menunjang operasional pelayanan di kelurahan, sehingga ditetapkan dan dianggarkan pengadaan kendaraan operasional. “Harus dipahami bahwa kendaraan operasional ini beda dengan kendaraan jabatan, jadi siapa pun bisa menggunakannya mulai dari sekretaris, staf dapat memanfaatkan kendaraan operasional untuk keperluan kedinasan kelurahan. Silahkan dan jangan disimpan di rumah lurah,” ujarnya.