Menampilkan 2026 data.
SAMARINDA – Capaian investasi Kaltim pada tahun 2023 sukses melampaui target. Tahun lalu, target investasi sebesar Rp64,5 triliun. Sementara realisasi investasinya mencapai Rp71,89 triliun 111,47 persen. Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setda Provinsi Kaltim Hj. Syarifah Alawiyah menjelaskan, realisasi investasi triwulan IV (Oktober-Desember) tahun 2023 tercatat sebesar Rp22,14 triliun. Rincian realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp16,01 triliun (3.254 proyek) dan realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar US$414,08 juta atau sebesar Rp6,12 triliun (461 proyek). Dibandingkan triwulan IV tahun 2022 sebesar Rp16,55 Triliun, terdapat kenaikan sebesar Rp5,58 Triliun atau sebesar 25,23%. Jika dibandingkan dengan target realisasi investasi tahun ini yang sebesar Rp64,5 triliun, maka untuk triwulan IV mencapai 34,34%. Sedangkan jika dikumulatifkan realisasi investasi dari bulan Januari-Desember tahun 2023 sebesar Rp71,89 triliun atau 111,47% dari target realisasi investasi pada tahun 2023.
SEJAK bangkit dari pandemi pada awal 2023 lalu, sektor food & beverage menjadi salah satu bisnis yang melesat pertumbuhannya. Di Balikpapan, itu bisa tampak dari peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) yang bersumber dari pajak. "Dari sisi pajak, kafe yang menyediakan meja kursi untuk makan di tempat akan digolongkan ke dalam wajib pajak (WP) kafe, restoran, rumah makan dan sejenisnya. Di mana dari data kami pertumbuhannya cukup pesat pasca Covid-19," ungkap Kepala Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD) Balikpapan Idham, Sabtu (17/2). Idham menyebut, sejak 2023 hingga kini pihaknya telah mendata sedikitnya 308 WP baru di Balikpapan dari sektor restoran, kafe, rumah makan, dan sejenisnya. Namun di luar angka WP tersebut bisa saja lebih banyak bisnis serupa yang baru buka. Mengingat tidak semua usaha tersebut terdaftar sebagai wajib pajak.
TENGGARONG TRIBUN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelontorkan dana Rp40 miliar untuk tahap pertama Beasiswa Kukar Idaman 2024. Pendaftaran Beasiswa Kukar Idaman dibuka selama tiga bulan, dari 7 Februari-7 April 2024. Beasiswa Kukar Idaman adalah pemberian bantuan pendidikan kepada putra-putri terbaik Kukar, meliputi dua kategori beasiswa, yakni kerja sama dan stimulan. Adapun pendaftaran dibagi menjadi tiga bagian, menyasar pelajar, mahasiswa, santri, masyarakat umum, tenaga pendidik hingga Aparatur Sipil Negara (ASN). Terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi para pendaftar, seperti surat keterangan masih aktif sekolah, pesantren ataupun perguruan tinggi, akreditasi satuan pendidikan. Lalu, surat pernyataan dengan tanda tangan di atas materai. Kartu mahasiswa atau pelajar yang aktif. KTP atau nomor KK yang berdomisili di Kukar serta buku tabungan yang aktif, dan beberapa keperluan teknis menyesuaikan jenis beasiswa yang didaftarkan.
USULAN – dari sejumlah Ketua RT di Kabupaten Kutai Kartanegara pun turut ditanggapi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Kadis PMD) Kukar, Arianto. Ia mengatakan, alasan mereka mengusulkan penambahan bantuan jadi Rp100 juta per-RT karena program pembangunan berbasis rukun tetangga manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. "Program itu sangat bermanfaat dan membantu fungsi mereka (RT) di lapangan, jadi kalau ditambah anggaran semakin besar dampak manfaatnya kepada masyarakat," kata Arianto. Kendati demikian, usulan itu tidak serta-merta langsung disetujui. Namun akan dilakukan kajian terlebih dahulu. Untuk melihat apakah keuangan daerah mencukupi, dan dampak terhadap pelayanan masyarakat.
TENGGARONG, TRIBUN – Ada yang menarik dari setiap kunjungan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah ketika bertemu para Ketua RT di Kukar. Salah satunya Ketua RT di Desa Manunggal Daya, Kecamatan Sebulu. Ketua Rukun Tetangga di wilayah tersebut meminta anggaran bantuan berbasis RT ditambah menjadi Rp100 juta. Selain meminta bantuan berupa tambahan anggaran, sejumlah RT di Kutai Kartanegara juga meminta masa jabatan Ketua RT ditambah menjadi 7 tahun. Masukan demi masukan diserap oleh Bupati Edi Damansyah. la mengungkapkan, apa yang menjadi saran bahkan kritikan oleh Ketua RT dirasa positif selama memiliki kebermanfaatan bagi warganya. "Soal pagu anggaran minta dinaikkan dari Rp50 juta menjadi Rp100 juta tidak jadi soal, sudah saya pikirkan itu. Hanya saja dilihat dari manajemen kinerja harus terus diperbaiki, dan dipedomani, pahami tugas dan fungsi Ketua RT," ujar Bupati Edi Damansyah, Senin (12/2/2024).
SAMARINDA – Konsultan Dinas PUPR Samarinda Ali Rossit mengatakan, target Provisional Hand Over (PHO) proyek sarana dan prasarana (sarpras) yang dikerjakan 2023 jatuh tempo pada 16 Februari, setelah melewati masa penambahan waktu 50 hari. Seharusnya proyek itu rampung akhirnya tahun lalu. Atas kondisi itu, kontraktor telah berkomitmen untuk menyelesaikan 100 persen volume pekerjaan, karena saat ini progresnya sudah mencapai 99 persen. “Secara arsitektur, masih ada beberapa pekerjaan yang belum detail, seperti pembersihan dan lainnya,” ujarnya. “Namun, ada masa pemeliharaan selama enam bulan. Kami masih menyusun rencana jika kemungkinan pekerjaan tidak selesai dalam penambahan waktu,” sambungnya.
PENAJAM – Rujab Bupati yang menghabiskan anggaran daerah Rp40-an miliar tersebut dilengkapi dengan berbagai fasilitas mewah seperti taman, ruang tamu, bahkan kamar tidur pribadi kepala daerah bakal dilengkapi dengan televisi ukuran 2 meter. Namun, kemewahan Rujab Bupati yang disebut-sebut bak hotel bintang lima tersebut dianggap tidak sejalan dengan kondisi ekonomi masyarakat PPU yang banyak masih miskin. "Semoga (juga) selaras dengan permukiman sekitarnya. Rujab sudah keren, tapi warga di sekitar rujab sejak PPU terbentuk 20 tahun lalu belum ada jaringan penyaluran air bersih ke warga, utamanya warga Sei Parit, RT 01, RT 02, RT 04," kata Nasrun, tokoh pemuda PPU menanggapi pewartaan media ini tentang Rujab Bupati yang bak hotel bintang lima kemarin.
SAMARINDA, TRIBUN – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda semakin fokus dan serius menyelesaikan polemik Pasar Pagi. Kali ini dibuktikan dengan kesiapan Pemkot menerima saran dari pemilik ruko berstatus Sertifikat Hak Milik (SHM) di Jalan Tumenggung terkait pemilihan tim appraisal . Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Samarinda, Marnabas Patiroy menjelaskan, langkah persuasif ini berangkat dari pemahaman Pemkot terkait kekhawatiran pemilik SHM. Langkah ini dapat mengesampingkan keraguan pemilik SHM terhadap nilai ganti untung yang ditawarkan. “Pak Wali (Andi Harun) bilang cari tim appraisal yang betul, mereka (pemilik SHM) cari di Surabaya, nanti akan datang. Supaya memastikan harga yang sesuai,” ungkapnya, belum lama ini. Selain itu, Kadisdag Samarinda ini meyakini yang terjadi terhadap pemilik SHM saat ini juga dapat dilalui oleh Pemkot. Mengingat, hal ini juga berkaca dari polemik yang terjadi pada 2.857 pedagang Pasar Pagi sebelumnya yang menolak direlokasi.
TANJUNG REDEB – Pungutan retribusi daerah mengalami surplusi periode tahun lalu. Dari Rp11 miliar yang ingin dicapai, ternyata realisasinya sebesar Rp14,9 miliar atau melewati target Rp3,5 miliar. Peningkatan tersebut mayoritas dari retribusi pelayanan kesehatan. Meski potensial, targetnya akan dikurangi tahun ini. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Berau Djupiansyah Ganie menyebut, pada 2023 lalu ada 32 jenis retribusi daerah. Tapi, mengerucut menjadi 18 jenis pada 2024 lantaran adanya perubahan kebijakan dari pusat. Dari 32 retribusi tahun lalu, bidang pelayanan kesehatan menyumbang pendapatan terbesar. Dari target Rp4,6 miliar, realisasinya sebanyak Rp 6,2 miliar. Hanya saja menurutnya, dalam menentukan potensi anggaran tersebut diharapkan bukan semakin banyak pendapatan dari pelayanan kesehatan. Namun, seharusnya bisa semakin kecil. Makanya, tahun ini target dari pelayanan kesehatan akan semakin ditekan. Meskipun pihaknya belum bisa menyebutkan nominalnya.
SAMARINDA, TRIBUN – Wajah baru GOR Segiri Samarinda mulai terlihat usai direvitalisasi sejak tahun lalu. Bangunan sarana penunjang ini pun kini mulai berubah menunjukkan bentuk baru seperti tameng khas Kalimantan. Berdasarkan perencanaan yang diemban Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Samarinda, pengerjaan fisik kawasan GOR Segiri masih belum rampung. Bahkan kabarnya, proyek tersebut akan dilanjutkan dengan pembenahan interior dan pengadaan sarana seperti driving range (area latihan golf) dan Sport Hub dengan merogoh anggaran sebesar Rp88 miliar. Hal ini dijelaskan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) GOR Segiri Suprayogi tak lama ini.