Menampilkan 2026 data.
TANJUNG REDEB, TRIBUN - Seratus kampung yang ada di Kabupaten Berau akan menerima alokasi anggaran yang cukup besar tahun ini. Total sumber pendanaan kampung mencapai Rp463.685.656.000 pada tahun 2025 ini. Kepala Bidang Pemerintahan Kampung Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau, Agus Salim menyampaikan bahwa dana ini berasal dari berbagai sumber yang akan mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat kampung. Mulai dari pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten. “Pendanaan untuk kampung itu berasal dari berbagai sumber, termasuk pihak ketiga yang dicatat langsung oleh pemerintah kampung,” ungkapnya kepada Tribunkaltim.co, Rabu (5/2). Adapun untuk tahun 2025, total Alokasi Dana Kampung (ADK) sebesar Rp320 miliar.
PENAJAM, TRIBUN - Gedung empat lantai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sepaku Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) diresmikan. Hal itu pasca proses pembangunan yang dikerjakan selama beberapa waktu terakhir, telah selesai. Peresmian gedung empat lantai RSUD Sepaku dilakukan oleh Penjabat (Pj) Bupati PPU Muhammad Zainal Arifin. Ia menyampaikan bahwa, dengan peningkatan rumah sakit yang awalnya hanya satu lantai menjadi empat lantai ini, diharapkan pelayanan kesehatan untuk masyarakat semakin maksimal. “Dibangunnya fasilitas dan sarana rumah sakit yang memadai ini kiranya disertai kapasitas pelayanan yang lebih cepat, tepat, kredibel, sehingga layanan kesehatan di wilayah Sepaku semakin meningkat,” ungkapnya Rabu (5/2).
BONTANG - Gedung perkantoran yang dibangun di tahun lalu akhirnya diresmikan. Peresmian itu dilakukan oleh Wali Kota Bontang Basri Rase, Rabu (5/2) di Rumah Kreasi Milenial, Kompleks Lapangan HOP I, Satimpo. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Much Colis Edi Prabowo mengatakan, pasca peresmian ini instansi terkait bisa menggunakan bangunan itu. Meski demikian, bilamana ada kerusakan maka masih menjadi tanggung jawab kontraktor untuk melakukan perbaikan. “Durasi masa pemeliharaan ini selama satu tahun. Kalau ada cat terkelupas atau struktur bangunan rusak harus diperbaiki kontraktor,” kata pejabat yang akrab disapa Bowo ini.
JAKARTA - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono memastikan anggaran untuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim) tidak dipangkas. Hal ini disampaikan Basuki menyusul adanya pemangkasan anggaran OIKN tahun 2025 seiring dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2025. Dia bilang, rapat terakhir soal pembangunan IKN di Istana Kepresidenan pun dilakukan setelah Inpres dibuat. “Kalau tentang anggaran, tadi juga kami sampaikan pada beliau (Presiden Prabowo Subianto), kebetulan ada Mensesneg, dijawab bahwa itu agar segera disesuaikan,” kata Basuki dilansir dari Kompas.com, Selasa (4/2).
UJOH BILANG -— Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Pemkab Mahulu) terus meningkatkan pembangunan infrastruktur jembatan di berbagai titik strategis. Utamanya guna memperlancar mobilitas masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Tercatat, hingga 2024, ada sebanyak 182 jembatan telah berhasil dibangun, jumlah itu terdiri dari 150 jembatan kayu, 26 jembatan beton, dan tiga jembatan kabel. Jembatan-jembatan ini menghubungkan kawasan perbatasan, jalan poros utama, serta akses antar-kampung di daerah yang memiliki bentang alam bergelombang dan banyak aliran sungai besar.
JAKARTA-— Presiden RI Prabowo Subianto meminta anggaran daerah yang telah dialokasikan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dialihkan dan difokuskan bagi perbaikan fasilitas sekolah. Hal itu disampaikan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian usai menjelaskan soal efisiensi anggaran demi mendukung program prioritas pemerintah, dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI, Senin (3/2). Menurut Tito, Prabowo mengarahkan agar pelaksanaan program MBG dilakukan secara terpusat di Badan Bergizi Nasional (BGN). “Ada beberapa daerah memang sudah menganggarkan dan dimasukkan dalam nomenklatur belanja tidak terduga, tapi kami sudah melaporkan kepada Bapak Presiden,” ujar Tito, Senin (3/2).
TENGGARONG -— Sebanyak 60 desa di Kabupaten Kukar akan mendapatkan Program Dedikasi Air Bersih Desa. Kebijakan ini untuk memastikan masyarakat desa mendapatkan air bersih yang layak. Program ini berkolaborasi dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kukar, serta Perumda Tirta Mahakam. Kepala DPMD Kukar, Arianto mengungkapkan, ada 60 desa di Kukar yang belum memiliki sumber air bersih dan program ini sudah dirancang dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM).
TENGGARONG - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kukar targetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp900 miliar. PAD merupakan modal penting dalam mencapai tujuan pembangunan daerah untuk mengentaskan kemiskinan, struktural pendidikan berkualitas, kesehatan, hingga pembangunan infrastruktur. Diketahui pencapaian selama tahun lalu melebihi target yang ditetapkan, surplus hingga 121 persen dari Rp732 miliar terealisasi Rp887 miliar. Sedangkan pada tahun 2023 mencapai realisasi sebesar Rp600 M.
PENAJAM, TRIBUN - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengalokasikan anggaran untuk desa, pada 2025 ini. Alokasi anggaran itu dilakukan setiap tahun agar desa- desa bisa menjalankan program pembangunan sendiri. Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) PPU Muhajir mengatakan, total anggaran yang digelontorkan tahun ini mencapai Rp130 miliar. Itu untuk dibagi secara proposional kepada 30 desa yang ada di empat kecamatan, mulai dari Penajam, Waru, Babulu, dan Sepaku. “Dari kita di daerah anggarannya sudah teralokasi ke masing-masing desa,” ungkapnya Selasa (4/2).
SAMARINDA - Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Samri Shaputra, menyoroti komitmen Wali Kota Andi Harun dalam menyelesaikan proyek- proyek prioritas, salah satunya pembangunan Pasar Pagi. Dia mengungkapkan bahwa wali kota telah berjanji untuk menuntaskan proyek tersebut tahun ini. “Pak Wali berjanji akan menyelesaikan tahun ini, ya kita tunggu saja. Yang jelas, karena ini program yang sedang berjalan, kita tentu memberikan dukungan. Namun, pengawasan kita akan tetap diperketat untuk memastikan semua berjalan sesuai rencana,” ungkap Samri.