Menampilkan 2026 data.
BALIKPAPAN – Banjir yang melanda kawasan Tugu Kapal, Balikpapan Timur, pada Selasa (14/1) lalu mendapat perhatian serius dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Balikpapan. DPU menjelaskan bahwa pembangunan Tugu Kapal bukanlah penyebab utama banjir di area tersebut. Penyebabnya adalah saluran pembuangan yang menuju ke laut yang memerlukan perbaikan. Kepala Bidang Pengairan DPU Balikpapan, Jen Supriyanto, menyatakan bahwa saluran pembuangan di kawasan itu membutuhkan perbaikan, terutama dalam hal elevasi dan pelebaran saluran. “Saluran pembuangan ke arah laut memang perlu diperbaiki, terutama pada elevasinya. Jika memungkinkan, pelebaran saluran juga dibutuhkan. Namun, tantangan utama kami adalah adanya lahan milik warga di sekitar lokasi yang memerlukan izin untuk dilakukan perbaikan,” ujar Jen.
UJOH BILANG –Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahulu menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan oleh pemerintah pusat. Dukungan ini tidak hanya mencakup teknis pelaksanaan, tetapi juga kesiapan untuk menambah anggaran jika alokasi dari pemerintah pusat dirasa tidak mencukupi. “Pada prinsipnya, kami siap menyukseskan program makan bergizi untuk anak sekolah. Program ini bukan hanya soal memberi makan bergizi, tetapi memberikan dampak besar, terutama untuk pertumbuhan otak anak,” kata Asisten I Pemkab Mahulu, Agustinus Teguh Santoso pada Jumat (17/1).
SAMARINDA - Dalam pertemuan terbatas, antara Wali Kota Samarinda Andi Harun dan BPJS Kesehatan Samarinda, Kamis (16/1), membahas misinformasi yang beredar mengenai tunggakan iuran senilai Rp24 miliar tersebut. Hal ini mengutip kominfonews, akun resmi Instagram Pemkot Samarinda. Dalam rilis tersebut, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Samarinda, Citra Jaya menyampaikan permintaan maaf atas kesalahan informasi yang telah beredar di publik. Bahwa pemberitaan sebelumnya menyebutkan tunggakan mencapai Rp24 miliar, padahal angka yang benar adalah Rp17 miliar. “Bahkan, setelah dilakukan pengecekan, ternyata Pemkot Samarinda telah membayar lebih sebesar Rp2,1 miliar. Jika dikompensasikan, jumlah yang harus dibayar menjadi Rp14 miliar,” jelas Citra Jaya.
BONTANG - Rencana pembangunan gudang bulog di sekitar Perum Korpri, Bontang Lestari disambut baik Pemkot Bontang. Bahkan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) telah menganggarkan Rp20 miliar untuk pembangunan jalan menuju titik rencana kawasan tersebut. “Nominal itu di APBD 2025 ini,” kata Kabid Bina Marga Dinas PUPRK Anwar Nurdin. Panjang jalan yang dibangun yaitu 950 meter. Nantinya lebar 20 meter. Rinciannya tiap jalur memiliki lebar tujuh meter. Ditambah median jalan dan drainase. Struktur memiliki ketebalan 25 sentimeter dan lantai kerja 10 sentimeter. Adapun mutu beton yang dipakai ialah FS 45. “Kami akan utamakan pagu ini untuk pembangunan jalan. Mudah-mudahan untuk tahun depan bisa dianggarkan untuk drainase,” ucapnya.
BONTANG - Perbaikan tiga ruas jalan di Bontang Lestari dipastikan tidak dilakukan tahun ini. Pasalnya, anggaran yang sedianya masuk di Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim justru tidak muncul. Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK), Anwar Nurdin mengaku bingung dengan penanganan ruas jalan tersebut. "APBN tidak ada sedangkan APBD Kaltim hanya pemeliharaan sifatnya," kata Anwar. Ia tidak menjelaskan berapa nominal yang sempat diajukan menggunakan APBN. Tiga ruas jalan yakni Soekarno-Hatta, Urip Sumoharjo, dan M Roem kewenangan saat ini diambil alih oleh Pemprov Kaltim.
SANGATTA - Anggaran Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) untuk wilayah Kutai Timur di tahun 2025 ini mengalami peningkatan yang signifikan. Dari yang semula Rp8,9 Miliar di tahun 2024, menjadi Rp19,6 Miliar di tahun ini. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur menerangkan kenaikan yang signifikan ini tentu bertujuan untuk meringankan beban biaya pendidikan bagi masyarakat sekaligus memastikan sekolah berjalan tanpa pungutan tambahan. "Jadi anggaran tersebut mencakup berbagai kebutuhan operasional sekolah mulai dari pembelian alat tulis hingga pengadaan seragam dan sepatu bagi siswa," beber Kepala Disdikbud Kutin, Mulyono.
PADA Februari 2025 menjadi bulan yang dinanti ribuan pelajar dan mahasiswa di Kukar. Program Beasiswa Kukar Idaman yang telah membantu ratusan generasi muda meraih pendidikan lebih baik, kembali bergulir dengan anggaran awal sebesar Rp8 miliar. Pemkab Kukar memastikan program ini kembali menjadi jembatan harapan untuk mereka yang membutuhkan. Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Kukar, Dendy Irwan Fahriza mengungkapkan bahwa tahap pertama program ini akan dimulai pada Februari hingga April 2025. Kuota penerima beasiswa diproyeksikan sebanyak 800 orang untuk kategori prestasi akademik, non-akademik, prasejahtera, dan yatim piatu. Beasiswa ini mencakup dua skema utama, yaitu beasiswa kerja sama tematik dan beasiswa stimulan. Beasiswa kerja sama tematik dirancang untuk memberikan pembiayaan penuh, termasuk biaya hidup, hingga penerima menyelesaikan pendidikan. Sementara itu, beasiswa stimulan akan memberikan bantuan pendidikan dengan nominal yang telah ditingkatkan, khususnya untuk jenjang S2 yang kini mencapai Rp10 juta dari sebelumnya Rp7,5 juta.
TENGGARONG, TRIBUN - Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya memberdayakan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai mitra strategis dalam pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Program ini diinisiasi untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dengan melibatkan potensi lokal sebagai sumber bahan baku. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto menegaskan bahwa BUMDes akan dioptimalkan sebagai penyedia bahan pangan berkualitas untuk mendukung program tersebut. Hal ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat yang mewajibkan alokasi 20 persen Dana Desa (DD) untuk ketahanan pangan. "Di tahun 2025 pemerintah pusat memberikan arahan agar BUMDes berperan aktif sebagai supplier bahan baku dalam Program MBG. Kami saat ini sedang mengoordinasikan mekanisme pelaksanaannya agar potensi besar BUMDes di Kukar bisa dimanfaatkan secara maksimal," kata Arianto, Kamis (16/1).
BONTANG - Pengerjaan parit dan trotoar di Jalan Ahmad Yani, Bontang telah rampung sesuai dengan penambahan waktu yang diajukan kontraktor. Namun, setelah trotoar mulus justru dipakai parkir kendaraan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Much Cholis Edy Prabowo mengatakan, kesadaran masyarakat diperlukan. “Trotoar itu bukan untuk tempat parkir kendaraan,” kata Edy kemarin (16/1). Sesuai ketentuan, trotoar memiliki fungsi untuk menyediakan ruang khusus untuk pejalan kaki. Terpisah dari lalu lintas kendaraan. Selain itu, kehadiran trotoar juga untuk mengurangi risiko kecelakaan antara pejalan kaki dengan kendaraan. “Fungsi trotoar lainnya yakni menyediakan ruang yang nyaman dan aman bagi pejalan kaki. Jadi struktur trotoar untuk pejalan kaki,” ucapnya.
BONTANG - Kabid Pendidikan Dasar Disidikbud Nurhadi mengatakan, Pemkot Bontang mengucurkan anggaran senilai Rp10 miliar. “Anggaran ini untuk pembangunan RKB (ruang kelas baru) di lokasi baru,” kata Nurhadi. Nantinya, Disdikbud akan membangun delapan RKB di tahun ini. Termasuk fasilitas toilet di samping bangunan. Meskipun demikian, jumlah ruang kelas tersebut belum memenuhi, total rombongan belajar di satuan pendidikan itu. Satuan pendidikan ini memiliki 19 rombel. “Pembangunan ini bertahap. Tahun ini baru delapan kelas yang kami ajukan. Belum ruang lainnya juga,” ucapnya. Ditargetkan untuk lelang pengawasan teknis pada Februari mendatang. Setelah itu, proses penyerahan berkas tender untuk pembangunan fisik bisa dimulai. Menurutnya, pembangunan RKB ini masuk skala prioritas.