Menampilkan 2026 data.
KUBAR – Uji Petik Pansus Pembahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Kaltim Tahun Anggaran 2023 kembali menyusur wilayah tengah, yakni Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kutai Barat (Kubar), dan Mahakam Ulu (Mahulu), pada Sabtu - Rabu (25-29/5). Mengawali perjalanan dari Samarinda, Pansus berangkat menuju pembangunan Unit Sekolah baru (USB) SMA Negeri 3 Kota Bangun yang berlokasi di Jl. Pembangunan, Desa Kedang Ipil, Kec. Kota Bangun, Kab. Kukar. Peninjauan realisasi pembangunan USB ini dipimpin Ketua Pansus LKPj Sapto Setyo Pramono, didampingi Anggota Pansus Sutomo Jabir dan M Udin, serta Dinas PUPR, Dinas Pendidikan Kaltim, dan pihak terkait.
TENGGARONG – Kepala Dinas PU Kukar Wiyono memastikan bahwa saat ini pembangunan fisik tengah berjalan. Pengerjaan fisik ini ditargetkan rampung akhir tahun ini. Dinas PU Kukar secara rutin melakukan koordinasi terhadap pembangunan ini untuk memastikan kelancaran pembangunan. Tahun ini Dinas PU Kukar mengucurkan anggaran Rp24 miliar dari APBD untuk menyelesaikan pembangunan. “Anggaran itu untuk pembangunan lanjutan dari tahun-tahun sebelumnya. Nanti di APBD Perubahan akan penambahan lagi, untuk jalan pendekat serta lanskap taman sekitar gedung,” ungkap Wiyono, Minggu (2/6).
SAMARINDA, TRIBUN – Salah satu bangunan tua legendaris di pusat Kota Samarinda, Kalimantan Timur, yakni gedung Plaza 21 sebelumnya digadang-gadang akan diperuntukkan menjadi hotel berkonsep bintang tiga. Seperti diketahui, beberapa waktu lalu, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mendapatkan tawaran dari investor swasta. Namun, keputusan tersebut kini resmi berubah haluan. Pemkot Samarinda memutuskan untuk mengubah peruntukan gedung tersebut menjadi fasilitas pemenuhan lahan parkir. Keputusan menolak tawaran ini setelah mempertimbangkan beberapa faktor, salah satunya adalah minimnya kantong parkir di kawasan Citra Niaga, sebab tak jauh dari Citra Niaga inilah gedung Plaza 21 berdiri.
PENAJAM, TRIBUN – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) berupaya mencapai target retribusi dari parkir kendaraan di pasar tradisional. Selama ini, Dishub setempat baru mematok tarif parkir di dua pasar, yakni Pasar Babulu dan Pasar Penajam. Kepala Dishub PPU Alimuddin mengungkapkan bahwa pada 2024 ini ditetapkan target pendapatan dari parkir, sebesar Rp600 juta untuk satu pasar. “Rp1,2 miliar untuk dua pasar. Tapi bisa Rp1,5 miliar kalau dimaksimalkan,” ungkapnya pada Rabu (29/5).
BALIKPAPAN, TRIBUN – Sebanyak 29 unit kendaraan operasional roda dua diserahkan kepada pengawas kebersihan dan koordinator lapangan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Penyerahan kendaraan operasional ini dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Rahmad Mas’ud, di halaman Kantor DLH Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (29/5). Wali Kota Rahmad Mas’ud mengatakan, bantuan ini bertujuan untuk menggantikan kendaraan operasional yang sudah tidak layak digunakan. Di mana kendaraan lama yang diberikan pada masa kepemimpinan Wali Kota Almarhum H. Imdaad Hamid pada tahun 2.000 tersebut dianggap telah usang dan tidak efisien. “Ini adalah upaya kami untuk memberikan sarana dan fasilitas yang memadai bagi pegawai Pemkot Balikpapan. Khususnya untuk mereka yang bertugas di lapangan,” tuturnya.
BANGUNAN Pasar Pagi Samarinda sudah rata dengan tanah. Sesuai target Pemkot Samarinda untuk pembangunan ulang Pasar Pagi dengan konsep modern sudah dimulai. Sebelumnya, pembangunan fisik ditargetkan dapat terlaksana di awal tahun 2024. Pembangunan pasar dengan nilai Rp375 miliar dikhawatirkan bakal menganggu arus lalu lintas. Terutama, terkait mobilitas kendaraan yang membawa material bangunan seperti tiang pancang yang memiliki ukuran 20 hingga 30 meter. Belum lagi, jalur yang akan dilalui adalah jalan utama milik pusat, yakni Jalan Gajah Mada. Tak hanya untuk melancarkan arus lalu lintas di kawasan Pasar Pagi saja, upaya ini juga diharapkan dapat menjaga keselamatan pengguna jalan selama pembongkaran dan pengangkutan material pembangunan.
BALIKPAPAN – Pemprov Kaltim berpartisipasi aktif dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat terkait kemandirian pangan dan energi nasional untuk Indonesia Emas 2045. Termasuk terlibat dalam Sosialisasi Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) pada PT Perkebunan Nusantara (PTPN) Group yang berlangsung di Grand Jatra Hotel Balikpapan, Selasa (28/5). Kegiatan itu bertujuan memberi pemahaman yang komprehensif kepada seluruh pemangku kepentingan mengenai proyek strategis nasional, guna meningkatkan produksi komoditas perkebunan serta pemberdayaan masyarakat setempat melalui program-program pemberdayaan ekonomi.
TANA PASER, TRIBUN – Bupati Paser, Fahmi Fadli bersama unsur Forkopimda berkunjung ke Kabupaten Bandung, Provinsi Bali. Kunjungan tersebut dalam rangka studi tiru pelayanan publik, sekaligus penyampaian terimakasih Pemkab Paser atas bantuan yang diberikan oleh Pemkab Badung. Bupati Paser, Fahmi Fadli mengatakan Pemkab Bandung memberi bantuan untuk pembangunan pura di Bumi Daya Taka. “Saat ini sementara berlangsung pembangunannya, pura itu dibangun di atas tanah seluas 5.626 meter persegi yang berlokasi di Desa Jone,” terang Fahmi di sela-sela pertemuannya dengan Sekda Bandung, I Wayan Adi Arnawa, Rabu (29/5).
SAMARINDA – Wali Kota Andi Harun memutuskan untuk mempertimbangkan ulang rencana tersebut, setelah mendengar pemaparan tim OPD terkait. Menurut Andi Harun, hasil pemaparan menunjukkan keuntungan yang didapat Pemkot jika mengelola bangunan tersebut sebagai hotel, pemasukannya terbilang kecil. Sekitar Rp12,5 juta per bulan. Termasuk pembagian saham sekitar 5 persen dengan nilai Rp47 jutaan per tahun. “Hasil KJPP nilai aset eks Plaza 21 mencapai Rp31,2 miliar. Kalau dihitung-hitung jadi parkir, proyeksi hasilnya lebih besar,” tambahnya. Selain lebih menguntungkan, gedung parkir dapat membantu mengatasi masalah parkir di kawasan Citra Niaga. “Itu bisa menjadi alternatif. Sekaligus sebagai tambahan kantong parkir,” pungkasnya.
TANA PASER – Para pimpinan Puskesmas yang tergabung dalam Forum Komunikasi Puskesmas (Forkompus) di Kabupaten Paser, berkunjung ke Sekretariat DPRD Paser. Mereka menyampaikan keluhan yang hampir dialami seluruh Puskesmas. Dari 19 Puskesmas di Kabupaten Paser, mayoritas permasalahan yang dikeluhkan adalah kekurangan sumber daya manusia (SDM) kesehatan, dan sarana prasarana penunjang kinerja. Pimpinan Puskesmas Sebakung Taka dr Andi Emmy Marlina menyampaikan hal yang penting ialah tunjangan untuk Pimpinan Puskesmas dan Kasubag Tata Usaha (TU). Jabatan mereka yang hanya fungsional dan bukan eselon, dihadapkan pada tugas-tugas tambahan yang cukup berat dibanding petugas biasa. Berbeda dengan aturan sebelumnya di mana Pimpinan Puskesmas dan Kasubag TU merupakan pejabat eselon IV dan memiliki tunjangan khusus.