Menampilkan 2026 data.
BONTANG – Pembangunan pengganti Jembatan Aji Tulur Jejangkat (ATJ) diproyeksikan menelan anggaran cukup besar. Pemkab Kubar mengalokasikan dana Rp3,5 miliar untuk perencanaan proyek tersebut. Diketahui, proyek Jembatan ATJ di Kecamatan Melak mangkrak sejak 2015. Asisten III Sekkab Kubar Sahadi menjelaskan, proyek tersebut telah masuk usulan penganggaran. Pemerintah Daerah telah menganggarkan untuk perencanaan pembangunan baru jembatan yang membentang Sungai Mahakam tersebut. "Kita tahun ini sudah mengalokasikan dana sebesar Rp3,5 miliar, untuk perencanaan pembangunan," jelas Sahadi.
TENGGARONG – Camat Sebulu Edy Fahruddin mengatakan, pembangunan jembatan tersebut akan membuat perekonomian sejumlah kecamatan di Kukar semakin menggeliat. Sebab akses warga menjadi semakin lancar. Sejumlah syarat pembangunan jembatan tersebut juga sudah terpenuhi. Di antaranya, pembebasan lahan yang berlokasi sebagai pembangunan jembatan di Desa Sebulu Modern. Serta dukungan dari masyarakat setempat telah diterima pemerintah. "Insyaallah dalam waktu dekat sudah dilelang. Tinggal mengklirkan lokasi titik pembangunannya saja," ucap Edy.
TENGGARONG, TRIBUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) segera membangun jembatan penghubung di Kecamatan Sebulu pada 2024. Wakil Bupati Kutai Kartanegara, Rendi Solihin mengatakan, Pemkab Kukar telah mengalokasian anggaran Rp203 miliar untuk pembangunan tahap pertama Jembatan Sebulu. Anggaran tersebut bersumber dari APBD-Murni 2024. Anggaran ratusan miliar itu akan digunakan untuk perencanaan pembangunan struktur jembatan, pembebasan lahan, termasuk membangun jalan pendekat di kedua sisi jembatan. Sementara untuk pembangunan struktur Jembatan Sebulu, pemerintah daerah selanjutnya akan mengalokasikan anggaran senilai Rp500 miliar. “Terdekat akan ada pembangunan yang paling besar membawa kebaikan, terutama untuk perekonomian di Kecamatan Sebulu. Ada pembangunan Jembatan Sebulu yang banyak dinantikan masyarakat,” ujarnya, Kamis (21/3/2024).
IMBAS proyek penanganan banjir DAS Ampal, salah satu perusahaan mereka dirugikan, yakni PT Yontomo Sukses Abadi (YSA) melayangkan gugatan secara perdata. Perusahaan yang berlokasi di Kompleks Haryono Commercial Center ini menggugat PT Fahreza Duta Perkasa, Dinas Pekerjaan Umum Balikpapan, Pemkot Balikpapan, dan PT Yodya Karya. Gugatan telah terdaftar di Pengadilan Negeri Balikpapan sejak 12 Juni 2023. Hingga kini proses persidangan masih berlangsung. Kuasa Hukum PT YSA Abdul Lukman Hakim mengatakan, kliennya selaku penggugat merasa dirugikan. Khususnya titik pekerjaan di depan Global Sport tanpa ada sosialisasi terlebih dahulu kepada perusahaaan sekitar. Sebab tiba-tiba akses jalan terputus, jembatan penghubung dari jalan ke tempat usaha roboh. Akhirnya, membuat seluruh kegiatan usaha PT YSA terhenti.
BONTANG, TRIBUN – Pemerintahan Kota Bontang mengucurkan Rp15,5 miliar lebih anggaran daerah untuk pengadaan seragam sekolah tahun ini. Mengutip data yang terbit dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP), Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Kota Bontang. Tercatat dengan anggaran tersebut pemerintah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) akan mengadakan 42.502 pieces (pcs) paket seragam gratis bagi pelajar ini terdiri dari tas, baju lengkap, dan sepatu. Pengadaan ini terbagi dalam dua judul besar yaitu seragam batik sekolah dan seragam siswa kecil. Terinci asumsi pembelajaran ini kemudian dibagi kembali dalam 2 pos mata anggaran dengan judul seragam siswa kecil (pertama) dengan nilai Rp1,8 miliar untuk total 4.707 pcs seragam. Kedua anggaran Rp1,7 miliar untuk total 4.427 pcs.
TANA PASER – Pantia Khusus (Pansus) I DPRD Paser tengah menggodok Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Reklame. Raperda tersebut berpotensi dalam membuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Paser. Ketua Pansus I DPRD Paser, Basri Mansyur mengatakan potensi itu sangat menjanjikan dan sudah marak pelaku usaha yang memasang reklame di mana-mana. “Dengan melihat potensi itu, sehingga perlu diatur tata pasang dan penyelenggaraannya,” terang Basri, Kamis (21/3/2024). Untuk penarikan retribusinya dapat secara digitalisasi agar tidak ada kebocoran atau pungutan liar, yang juga memberikan kemudahan kepada pelaku usaha. Terlebih, pelaku usaha selama ini menyampaikan kesulitan dalam perizinan reklame dan ada banyak keluhan mereka karena ada tiga dinas terlibat.
TENGGARONG – Anggaran ratusan miliar rupiah itu akan digunakan untuk perencanaan pembangunan struktur jembatan, pembebasan lahan, termasuk membangun jalan pendekat di kedua sisi jembatan. Sementara untuk pembangunan struktur Jembatan Sebulu, pemerintah daerah selanjutnya akan mengalokasikan anggaran senilai Rp500 miliar. “Terdekat akan ada pembangunan yang paling besar membawa kebaikan, terutama untuk perekonomian di Kecamatan Sebulu. Ada pembangunan Jembatan Sebulu yang banyak dinantikan masyarakat,” ujarnya. Menurut Rendi, seluruh persiapan dan proses pembangunan jembatan pun telah dilakukan. Pada 2023 lalu, pembebasan lahan di kedua sisi lokasi Jembatan dan hampir rampung. Jika tidak ada kendala proses selanjutnya adalah peletakan batu pertama pembangunan jembatan.
SAMARINDA – Hanya tersisa puing bangunan yang hangus. Musibah tersebut tentu membuat aktivitas terganggu. Terlebih dalam waktu dekat, kelas IX akan menjalani asesmen. Menurut catatan harian ini, kebakaran itu menelan 16 ruangan, kamar mandi belakang 9 pintu, dan 3 penampungan air. Itu baru yang diperkirakan. Belum peralatan di ruangan. Dari 16 ruangan tersebut, ada 13 untuk ruang kelas, 1 ruang UKS, 1 ruang OSIS. Secara nominal belun diperhitungkan berapa kerugian yang menimpa sekolah tersebut. “Sudah ada peninjauan dari BPBD dengan Pak Sekkot, dan memang sekolah harus segera dibangun kembali,” ujar Wali Kota Samarinda Andi Harun dalam penjelasannya saat bersua awak media, kemarin (21/3). Dia juga sudah meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda untuk menghitung secara keseluruhan.
TANA PASER - Kepala Dinas Ketahanan Pangan Paser Taharudin menyampaikan idealnya tiap bulan ada enam sampai delapan kali gelaran. "Nanti akan kita laksanakan lagi seminggu sebelum Idulfitri di Kota Tana Paser," kata Taharudin, Rabu (20/3) Sampai 27 Maret, GPM di Paser akan terus dilaksanakan di sejumlah kecamatan. Total 10 kecamatan akan mendapatkan jatah program GPM. Di tengah harga beras yang naik, Taharudin mengatakan tiap GPM di tingkat kabupaten, pemerintah bersama Perum Bulog menyiapkan 10 ton per hari khusus beras. Hampir setiap hari stok tersebut ludes dibeli masyarakat. Sementara di tingkat kecamatan disiapkan 2,5 ton dan selalu habis. Taharudin mengatakan, jatah beras stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP) untuk Kabupaten Paser dan PPU sebanyak 3 ribu ton setahun. Khusus Paser ada 1.800 ton. Saat ini sudah tersalurkan 600 ton. "Insyaallah masih cukup sampai akhir tahun kebutuhan beras SPHP ini di Paser sampai akhir 2024," katanya.
PPU – Dalam Rapat Paripurna baru-baru ini, Pj Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun mengusulkan kenaikan taraf pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung (RAPB) dari tipe C menjadi tipe B. Menyikapi hal ini, Wakil Ketua Satu Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU), Raup Muin, menyatakan bahwa kenaikan tipe RSUD tersebut berkaitan dengan pelayanan fasilitas. “RSUD harus mampu memberikan pelayanan kedokteran spesialis luas dan subspesialis terbatas,” ujarnya pada Kamis (28/3/2024). Raup menekankan bahwa dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2024, pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk menyiapkan segala fasilitas, tidak hanya dalam sektor kesehatan, tetapi juga dalam pendidikan. “PPU harus memperhatikan kedua sektor ini dengan serius,” tambahnya.