Menampilkan 2084 data.
SAMARINDA - Proyek pembangunan Pasar Pagi di Kelurahan Pasar Pagi, Kecamatan Sa-marinda Kota, terus dipercepat. Saat ini progres pembangunan telah mencapai 96 persen. Proyek itu ditargetkan selesai pada akhir Januari ini agar dapat segera difungsikan. Revitalisasi itu tidak hanya bertujuan memperbaiki kondisi fisik pasar tetapi juga meningkat-kan kenyamanan dan efisiensi aktivitas perdagangan di Samarinda. Dengan desain baru yang lebih modern dan fasilitas yang lengkap, Pasar Pagi diharapkan menjadi pusat ekonomi yang strategis sekaligus ikon baru Kota Tepian. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Revitalisasi Pasar Pagi, Hendra Irawan mengatakan proyek tersebut diharapkan selesai pada 30 Januari 2025. "Kontrak 2024 diupayakan selesai pada 30 Januari 2025," ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (8/1).
BONTANG - Pemkot Bontang tengah mempersiapkan anggaran untuk mewujudkan program makan siang gratis bagi masyarakat sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto. Program ini tidak hanya menyasar siswa dari jenjang PAUD hingga SMA tetapi juga ibu hamil, ibu me-nyusui, dan balita. Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida), Amiruddin Syam menjelaskan bahwa Pemkot Bontang akan mengalokasikan anggaran untuk merealisasi-kan program ini. Namun, pelaksanaan program ini belum bisa dimulai pada Januari 2025 kare-na Pemkot masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat. Sebagai langkah awal Bapperida telah menyiapkan patokan harga Rp15 ribu per porsi bagi pen-erima manfaat. Dengan jumlah siswa SD dan SMP di Bontang yang mencapai lebih dari 33 ribu orang kebutuhan anggaran harian diperkirakan mencapai Rp500 juta. Jika diasumsikan siswa masuk sekolah lima hari seminggu maka dibutuhkan sekitar Rp2,5 miliar per minggu atau Rp10 miliar per bulan.
SALAH satu anggota dewan, Syarifatul Sya'diah yang turut memberikan masukan. Selain un-tuk pihak kontraktor Syarifatul juga menekankan kepada PUPR Kaltim agar meskipun pem-bangunan cukup dikebut namun Gedung Pandurata tidak boleh asal jadi. Ia meminta agar sedari pembangunan Pandurata RSUD AWS Sjahranie dipersiapkan secara ma-tang agar bisa menjadi rumah sakit rujukan terbaik di Kaltim. “Kita sebenarnya punya fasilitas mumpuni di Kaltim tapi kenapa masih banyak warga memilih berobat ke luar negeri? Pertanyaan itu yang harus menjadi perhatian khusus. Jika faskes kita dipercaya, tentu itu bisa meningkatkan PAD," tegas Syarifatul. Dijumpai di lokasi yang sama Kepala Bidang Cipta Karya PUPR Kaltim, Rahmat Hidayat menjelaskan pembangunan me-mang dibagi menjadi 3 tahap.
PEMBANGUNANNYA menelan anggaran senilai Rp1,8 miliar. Bangunan itu akhirnya dir-esmikan Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Akmal Malik, Rabu (8/1) malam. Lokasinya di akses menuju Samarinda. Meski peresmian berjalan lancar, ada sedikit kendala teknis yakni korsleting listrik yang me-nyebabkan beberapa lampu hiasan tugu tidak menyala. Akmal memastikan permasalahan terse-but akan segera diperbaiki. "Tugu Pesut Mahakam sudah diresmikan meskipun ada sedikit ken-dala dengan lampu akibat korsleting tapi ini akan segera diperbaiki," ujar Akmal Malik seusai peresmian. Tugu tersebut dibangun di lokasi strategis sebagai upaya menyadarkan masyarakat tentang keberadaan pesut yang hidup di Sungai Mahakam. Akmal berharap tugu itu menjadi simbol edukasi dan pengingat pentingnya menjaga populasi pesut yang terus menurun dari tahun ke tahun.
AKSESORIS trotoar yang rencana bakal dipasang di Jalan Ahmad Yani ternyata jumlahnya terbatas. Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK), Anwar Nurdin mengatakan jumlahnya tidak cukup untuk dua sisi trotoar. "Hanya beberapa saja yang akan dipasang di trotoar sisi dari Kafe Malaya hingga seberang UD Tani," kata Anwar. Menurutnya, persediaan yang telah dianggarkan justru terfokus di trotoar mulai Happy Puppy hingga seberang Kantor Kaltim Post. Terdiri dari bola beton, tiang bollard, tempat duduk, hingga lampu trotoar. "Tersisa tinggal bola beton dan tempat duduk. Khusus tiang bollard itu sudah habis tidak ter-cover sisi trotoar yang sedang dibangun ini," ucapnya.
TANJUNG REDEB - Sejumlah Organisasi Masyarakat (Ormas), mahasiswa, dan sekelompok ibu-ibu menggelar aksi protes di depan Kantor DPRD Berau, Selasa (7/1). Mereka menolak keputusan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas yang hanya menunda kenaikan tarif air bersih Pe-rumda Batiwakkal. Para demonstran menuntut pencabutan penyesuaian tarif air bersih serta meminta kejelasan mengenai rumor pemalsuan Surat Keputusan (SK) Bupati Berau. Bahkan beberapa peserta aksi mendesak agar Direktur Perumda Batiwakkal, Saipul Rahman mengundurkan diri dari jab-atannya. Ketua DPRD Kabupaten Berau, Dedy Okto Nooryanto bersama Wakil Ketua I dan II, Subroto dan Sumadi turun langsung menemui massa aksi. Dedy menjelaskan bahwa DPRD Berau me-lalui Komisi II sedang mengadakan hearing bersama Perumda Batiwakkal, Kabag Ekonomi, dan Kabag Hukum.
TANAH GROGOT - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Paser telah membeli mesin pengolah sampah berbasis Refuse Derived Fuel (RDF). Mesin seharga Rp3 miliar per paket ini bisa memilah antara sampah organik dan sampah plas-tik. Selain itu secara otomatis masuk lagi ke alat pengeringan. Kepala DLH Paser, Achmad Safari mengatakan satu paket mesin tersebut pada 2024 telah dibeli dan digunakan di tempat pembuangan akhir (TPA) di Kecamatan Batu Sopang. Selanjutnya paket kedua pada APBD 2025 ini akan dibeli lagi untuk TPA di Desa Janju, Keca-matan Tanah Grogot. "Tujuan pengadaan mesin ini agar TPA kita bisa berkurang penumpukannya dengan kapasitas 3 ton per jam untuk satu unit mesinnya," kata Safari, Selasa (7/1/2025).
SANGATTA - Dinas Sosial (Dinsos) Kutai Timur (Kutim) memberikan penghargaan kepada jajaran atas capaian realisasi keuangan terbaik pada tahun 2024. Hal itu bertujuan sebagai bentuk apresiasi terhadap capaian kinerja keuangan dan untuk memo-tivasi setiap bidang agar terus berupaya lebih baik lagi dalam pelaksanaan program di tahun yang akan datang. Kepala Dinsos Kutim, Ernata Hadi Sujito mengatakan reward tersebut bentuk apresiasi dan menjadi ajang untuk memacu semangat dan produktivitas bagi pegawai. Menurutnya hal itu menjadi bagian dari rutinitas tahunan yang dilakukan sebagai pengakuan atas pencapaian masing-masing bidang. "Sebagai bentuk motivasi kepada pegawai ASN maupun TK2D yang bekerja disiplin. Semoga semakin bersemangat dalam menjalankan tugas," harapnya.
TANJUNG REDEB - Direktur Perumda Batiwakkal, Saipul Rahman mengaku tak mengetahui keabsahan Surat Keputusan Bupati terkait kenaikan tarif air minum. SK bernomor 705/2024 itu diduga memuat tanda tangan palsu karena Bupati Sri Juniarsih mengaku tak pernah men-ekennya. Hal itu terkuak dalam Rapat Dengar Pendapat antara DPRD Berau dengan jajaran Perumda Batiwakkal, Selasa (7/1). Saipul mengaku tak pernah melihat fisik SK Bupati Berau Nomor 705 Tahun 2024 itu. "Saya hanya lihat dari media sosial yang sudah beredar," ungkap Saipul. Namun, Saipul mengakui kenaikan tarif air itu memang telah direncanakan. Keputusan itu di-ambil berlandaskan Permendagri Nomor 21 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Permendagri Nomor 71 Tahun 2016 tentang Perhitungan dan Penetapan Tarif Air Minum.
TANJUNG REDEB, TRIBUN - Penyesuaian tarif Perumda Air Minum Batiwakkal menuai polemik di masyarakat Kabupaten Berau. Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi P Mangunsong menyampaikan pihaknya sepakat menolak dengan tegas penyesuaian tarif PDAM tersebut. Menurutnya, masih banyak skenario-skenario yang dilakukan untuk PDAM agar tetap eksis tanpa mencari keuntungan dengan kenaikan tarif. "Apapun bentuk Surat Keputusan (SK) nya, hari ini DPRD Berau menolak," jelasnya kepada Tribunkaltim.co, Selasa (7/1/2025). Terkait adanya dugaan pemalsuan SK yang mengatasnamakan Bupati Berau, dirinya meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau segera melakukan upaya-upaya agar kejadian serupa tidak terulang kembali.