Menampilkan 2026 data.
TANJUNG REDEB - Direktur Perumda Batiwakkal, Saipul Rahman mengaku tak mengetahui keabsahan Surat Keputusan Bupati terkait kenaikan tarif air minum. SK bernomor 705/2024 itu diduga memuat tanda tangan palsu karena Bupati Sri Juniarsih mengaku tak pernah men-ekennya. Hal itu terkuak dalam Rapat Dengar Pendapat antara DPRD Berau dengan jajaran Perumda Batiwakkal, Selasa (7/1). Saipul mengaku tak pernah melihat fisik SK Bupati Berau Nomor 705 Tahun 2024 itu. "Saya hanya lihat dari media sosial yang sudah beredar," ungkap Saipul. Namun, Saipul mengakui kenaikan tarif air itu memang telah direncanakan. Keputusan itu di-ambil berlandaskan Permendagri Nomor 21 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Permendagri Nomor 71 Tahun 2016 tentang Perhitungan dan Penetapan Tarif Air Minum.
TANJUNG REDEB, TRIBUN - Penyesuaian tarif Perumda Air Minum Batiwakkal menuai polemik di masyarakat Kabupaten Berau. Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi P Mangunsong menyampaikan pihaknya sepakat menolak dengan tegas penyesuaian tarif PDAM tersebut. Menurutnya, masih banyak skenario-skenario yang dilakukan untuk PDAM agar tetap eksis tanpa mencari keuntungan dengan kenaikan tarif. "Apapun bentuk Surat Keputusan (SK) nya, hari ini DPRD Berau menolak," jelasnya kepada Tribunkaltim.co, Selasa (7/1/2025). Terkait adanya dugaan pemalsuan SK yang mengatasnamakan Bupati Berau, dirinya meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau segera melakukan upaya-upaya agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
SAMARINDA - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim memulai tahun 2025 dengan langkah strategis. Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sabaruddin Panrecalle menyo-roti sejumlah isu penting yang menjadi agenda utama mereka terutama terkait pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan optimalisasi Perusda. Sabaruddin mengatakan rapat ini merupakan pijakan awal untuk menyusun agenda kerja utama komisi selama tahun 2025. "Ini adalah langkah awal kita merumuskan prioritas agar tugas dan fungsi Komisi II dapat ber-jalan lebih efektif," tegasnya. Setidaknya terdapat tiga isu penting yang menjadi sorotan seperti perubahan bentuk Perusahaan Daerah (Perusda) yang mana Komisi II membahas rancangan perubahan bentuk Perusda Sylva Kaltim Sejahtera, PT Migas Mandiri Pratama (MMP), dan Penjaminan Kredit Daerah Kaltim untuk meningkatkan kinerja dan kontribusinya terhadap pendapatan daerah.
TANJUNG REDEB - DPRD Berau melalui Komisi II mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Perumda Batiwakkal di Ruang Rapat Gabungan Kantor DPRD Berau, Selasa (7/1). Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi P. Mangungsong memimpin rapat tersebut bersama ang-gota lainnya. Direktur Perumda Batiwakkal Saipul Rahman, Dewan Pengawas Perumda Air Mi-num Batiwakkal Mustakim Suharjana, dan Kepala Bagian Hukum Setda Berau Sofyan Widodo turut hadir dalam rapat ini. Setelah mendengarkan penjelasan dari Direktur Perumda Batiwakkal, Rudi P. Mangungsong menyatakan bahwa DPRD Berau menolak dengan tegas rencana penyesuaian tarif air bersih. "Kami Komisi 11 DPRD Berau menolak dan meminta pembatalan penyesuaian atau kenaikan tarif air bersih ini," tegas Rudi.
BONTANG - Kabid Bina Marga Dinas PUPRK, Anwar Nurdin mengatakan dengan adanya per-panjangan waktu perbaikan berarti akan jatuh tempo pada 10 Januari 2025. Menurutnya, saat proses kontrak rampung progres pengerjaan mencapai 69 persen. Sisa pengerjaan yakni pengecoran lantai trotoar di beberapa titik, pengecoran tangkapan air, dan pengaspalan satu ruas jalan. Mulai dari Kafe Malaya hingga seberang UD Tani. "Paling be-sar itu di pengaspalan. Angkanya di 25 persen," ucapnya. Berdasarkan pengamatan awak Kaltim Post, kontraktor sudah mulai melakukan pengaspalan di satu lajur yang sebelah median jalan. Satu lajur lainnya masih menunggu perapian. "Tangkapan air lama ini masih harus digali dulu kemudian pengecoran ulang baru diaspal," tutur dia.
BALIKPAPAN - Kontraktor terus mengejar pembangunan SMP 27 Balikpapan. Proyek sekolah yang berlokasi di Jalan Telaga Sari ini mendapat perpanjangan waktu hingga 17 Januari. Artinya tersisa waktu 10 hari lagi untuk merampungkan proyek hingga 100 persen. "Sekarang progres SMP 27 sudah 98,1 persen. Fokus tinggal finishing dan pembersihan," kata Kepala Di-nas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balikpapan Irfan Taufik. Seperti diketahui, seharusnya sekolah yang disiapkan untuk siswa Balikpapan Tengah ini selesai pada Desember. Kontraktor terpilih yakni PT Norma Noor memiliki tenggat waktu 28 Desember. Irfan menjelaskan masalah yang sempat menghambat pembangunan karena proses penghapusan aset. SMP 27 Balikpapan berdiri menggunakan lahan eks Lapangan Tenis Manuntung.
BALIKPAPAN - Belum semua daerah memulai program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto termasuk di Balikpapan. Kaltim masih menunggu kepu-tusan teknis pelaksanaan program unggulan pemerintah pusat itu yang dikoordinir Badan Gizi Nasional (BGN). "Kami besok (hari ini) mau rapat soal implementasi pelaksanaan bersama BGN dan pihak-pihak terkait," kata Kepala Disdikbud Balikpapan Irfan Taufik kepada Kaltim Post, Selasa (7/1). Dia menuturkan Disdikbud Balikpapan hanya sebagai penerima manfaat dari rapat tersebut, lanjut dia, nantinya ada keputusan pasti kapan realisasi program MBG berjalan di Balikpapan. Termasuk aturan teknis lainnya seperti jumlah penerima manfaat dan sekolah yang menjadi sasaran tahap awal. "Informasi awal dari BGN sudah ada tiga UMKM katering yang ditunjuk sebagai penyelenggara pembuatan MBG," tuturnya. Namun Irfan belum mengetahui UMKM yang terpilih itu dan bagaimana proses seleksinya. Sebab semua proses penyelenggaraan dil-akukan BGN. "Sedangkan soal anggaran dari Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Balik-papan," imbuhnya.
SAMARINDA - Pemprov Kaltim baru-baru ini telah membangun tugu pesut yang berlokasi di kawasan jembatan kembar, di Kecamatan Samarinda Sebrang. Pembangunan tugu pesut berba-han plat besi itu menelan anggaran sebesar Rp1,8 miliar. Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik menyatakan bahwa pembuatan tugu pesut terse-but didorong karena tidak adanya ucapan selamat datang di Samarinda mulai dari pintu keluar tol Balikpарап-Samarinda hingga jembatan kembar Mahakam. "Makanya saya bersama Bu Sekda dan PUPR Kaltim mencoba membangun semacam welcome speech yang dapat membuat orang-orang bahagia," ujar Akmal Malik, Selasa (7/1).
BONTANG - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) tidak membongkar parit di akses depan restoran cepat saji McD Jalan Ahmad Yani. Langkah itu diambil karena volume parit di titik tersebut sudah lebar. Kabid Bina Marga Dinas PUPRK Anwar Nurdin membenarkan kondisi tersebut. "Kami alihkan volume itu untuk pengaspalan di sebagian ruas Jalan Imam Bonjol," kata Anwar. Pengaspalan itu telah dilakukan pada akhir pekan lalu. Total panjang ada 400 meter ruas jalan yang dimuluskan terdiri dari empat lajur yang ada. Ia menjelaskan pengerjaan itu bersifat mendesak. "Karena kondisi aspal di lokasi itu sudah keropos jika dibiarkan maka kerusakan akan lebih parah," ucapnya.
SAMARINDA - Tugu berkelir merah muda itu menjadi topik hangat di masyarakat. Proyek senilai Rp1,1 miliar itu menuai kontroversi terlebih terkait desainnya yang dinilai tidak sesuai ekspektasi. Mendengar beragam reaksi publik, Direktur Pusat Studi Perkotaan Planosentris Nusantara Farid Nurrahman ikut angkat bicara. Dia menyebut tugu tersebut telah berfungsi sebagai landmark Samarinda. Menurutnya, tugu yang dibangun di tengah kota memiliki fungsi utama sebagai penanda yang menarik perhatian publik. "Secara tata kota tidak ada masalah jika tugu itu memang dirancang sebagai landmark yang menarik perhatian masyarakat," ujarnya, Selasa (7/1).