Catatan Berita

Menampilkan 2084 data.

Kenaikan Gaji TKD Terealisasi Tahun Ini

BONTANG, TRIBUN – Tenaga Kontrak Daerah (TKD) Kota Bontang dalam waktu dekat akan menerima kenaikan gaji sebesar 3,8 persen dari besaran gaji tahun 2023. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Sony Suwito mengatakan kenaikan gaji ini disesuaikan dengan Upah Minimum Kota (UMK) Bontang tahun 2024 yakni Rp3.549.307. Sony menjelaskan, angka tersebut naik sekitar 3,8 persen dari gaji yang diterima para TKD tahun 2023 yaitu Rp3,4 juta. “Benar ada kenaikan disesuaikan dengan UMK dan kemampuan anggaran daerah,” terangnya saat dihubungi Tribunkaltim.co. Meski demikian Sony enggan membeberkan berapa total alokasi yang dikucurkan untuk gaji para TKD yang bekerja di lingkungan Pemkot Bontang tersebut. “Saya tidak ingat berapa jumlahnya,” ungkapnya.

Catatan Berita Bontang
07-08-2024
Kucurkan Rp30 Miliar untuk Bangun Drainase Dua Sisi di Jalan Agus Salim

SAMARINDA – Sebagai upaya penanggulangan banjir di Jalan KH Agus Salim Kecamatan Samarinda Kota, Pemkot membangun drainase di jalan tersebut. Anggaran Rp30 miliar dikucurkan membangun drainase sepanjang 1 km (dua sisi) dari simpang Jalan Basuki Rahmat menuju Sungai Karang Mumus di depan Hotel JB. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Peningkatan Saluran Drainase Jalan KH Agus Salim, dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Samarinda Akhmad Supriyadi mengatakan, saat ini tahap persiapan telah dimulai. Pelaksana sudah mulai membuat beton pracetak di lokasi lain. “Targetnya Jumat (9/8) akan berlaku pengalihan arus sejalan dengan pelaksanaan penggalian. Nanti setelah area digali beton precast dipasang dan dilakukan proses akhir yakni tutup bagian atas sekaligus berfungsi sebagai trotoar,” ucapnya, Selasa (6/8).

Catatan Berita Samarinda
07-08-2024
Menanti Arahan Pemkot Tegaskan Selalu Imbau Agar Sekolah Tak Jual Buku

SAMARINDA – Senin (5/8) lalu, perwakilan masyarakat menyerahkan bukti dugaan praktek jual beli buku di sekolah kepada Asisten I Pemkot Samarinda Ridwan Tassa. Namun, janji penelusuran atas tindak lanjut laporan tersebut belum dikerjakan. Dikonfirmasi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda Asli Nuryadin mengatakan, hingga Selasa (6/8) dirinya belum menerima laporan tersebut. Namun, dia menyebut sejak beberapa tahun belakangan kerap mengingatkan pihak sekolah baik guru atau kepala sekolah tidak menjual buku apa pun di luar yang buku utama di sekolah.

Catatan Berita Samarinda
07-08-2024
Satu Suara Dihargai Rp7.500, Pemkot Bontang Kucurkan Dana Hibah Parpol

BONTANG, TRIBUN – Pemerintah Kota Bontang mengucurkan dana hibah untuk bantuan keuangan partai politik tahun 2024. Nilainya ditaksir mencapai Rp700 juta. Hal itu disampaikan Kepala Kesbangpol Kota Bontang, Deddy Haryanto dalam kegiatan atas sosialisasi bantuan keuangan kepada partai politik di Pendopo Wali Kota, Jumat (2/8/2024). Menurut Deddy bantuan tersebut disalurkan hanya kepada partai yang lolos menempatkan kadernya di DPRD Bontang. Tercatat ada 9 Parpol. Di antaranya partai Golkar, Gerindra, PAN, NasDem, PKB, Gelora, PDIP, Demokrat, dan PKS. Deddy menjelaskan bahwa dasar hukum pemberian dana mengacu kepada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011 tentang Partai Politik serta Peraturan Pemerintah Nomor 1 tahun 2018 tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik.

Catatan Berita Bontang
06-08-2024
Sinyal Skema BTS Menguat Pemkot Semakin Dekat Terapkan Transportasi Massal

SAMARINDA – Pemkot Samarinda terus mengkaji penerapan sistem transportasi massal. Dalam rapat koordinasi yang digelar Senin (5/8), Wali Kota Samarinda Andi Harun bersama jajarannya membahas secara intensif konsep penerapan transportasi massal tersebut. Hasil dari rapat tersebut menunjukkan skema buy the service (BTSi) atau membeli layanan dari operator pihak ketiga menjadi opsi yang paling memungkinkan. Dikonfirmasi hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda Hotmarulitua Manalu menjelaskan, wali kota memberikan catatan penting agar trayekii transportasi massal dapat menjangkau wilayah Palaran. “Pak Wali menekankan pentingnya agar trayek bisa mencakup daerah Palaran. Itu menunjukkan kepedulian beliau terhadap aksesibilitas transportasi di seluruh wilayah kota,” ujarnya.

Catatan Berita Samarinda
06-08-2024
Revitalisasi Dianggarkan Rp3,7 M Penataan Blok Kuliner Pasar Klandasan Dimulai

BALIKPAPAN – Penataan kawasan kuliner Pasar Klandasan yang sudah dinanti setahun terakhir kini ada titik terang. Dinas Perdagangan memulai proyek revitalisasii blok kuliner Pasar Klandasan. Sebelumnya Pemkot Balikpapan menertibkan 37 PKLii yang memenuhi fasumiii dan fasosiv Pasar Klandasan pada 6 September 2023. Rencananya PKL yang ditertibkan akan menempati blok kuliner tersebut. Pantauan Kaltim Post pada Senin (5/8), bangunan lama di samping kantor Kelurahan Klandasan Ulu menjadi lokasi blok kuliner. Beberapa bangunan di area ini sudah dirobohkan dengan bantuan alat berat. Kepala Dinas Perdagangan Haemusri Umar mengatakan proses pembangunan blok kuliner sudah berjalan. Pihaknya menyiapkan petak-petak untuk menampung pedagang kuliner. Sehingga memberikan rasa nyaman dalam berbelanja di Pasar Klandasan.

Catatan Berita Balikpapan
06-08-2024
Dorong Pemkot Cetak Buku Sendiri dan Diedarkan Gratis

ISU – mengenai beban biaya buku pelajaran yang kerap dikeluhkan orang tua siswa di Samarinda kembali menjadi sorotan. Saat ini Pemkot tengah mengkaji beberapa opsi solusi untuk memutus rantai jual-beli buku yang kerap menjadi masalah di tiap tahun ajaran baru. Pengamat Pendidikan dari Universitas Mulawarman (Unmul), Profesor Susilo mengusulkan beberapa solusi jangka panjang yang inovatif. Dalam pandangan Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unmul itu, mencetak buku pelajaran secara massal dan mendistribusikannya secara gratis merupakan solusi yang paling efektif. “Namun, jika anggaran Pemerintah Daerah terbatas, opsi digital seperti buku pelajaran dalam bentuk PDF bisa menjadi alternatif yang layak,” ujarnya.

Catatan Berita Samarinda
06-08-2024
Penanggulangan Banjir Rob Ada Tiga Skema

BONTANG – Penanganan banjir rob di Bontang Kuala masuk skala prioritas Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN). Bahkan, proyek ini diprediksi bisa dikerjakan lebih cepat. “Karena tidak melakukan pembebasan lahan. Berbeda dengan pemangkasan tanjakan simpang empat RSUD Taman Husada,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang Much Cholis Edy Prabowo. Saat ini, BBPJN sedang melakukan perencanaan terkait kegiatan ini. Ditargetkan, akhir tahun ini sudah rampung, sehingga pengerjaan fisik bisa dimulai tahun depan. Khususnya di Jalan Piere Tendean. Berdasarkan paparan BBPJN, ada tiga opsi untuk penanganan ini. Pertama, yakni menggunakan struktur pile slab. Kemudian dua opsinya, yakni pile embankment ditambah timbunan tanah, serta pile embankment dengan mortal foam. “Opsi yang dipakai belum diputuskan. Masing-masing pertimbangannya terkait aspek estetika dan pembiayaan,” ucapnya.

Catatan Berita Bontang
06-08-2024
Waspadai Gangguan Distribusi Air Bersih Pembangunan Drainase dan Trotoar Jalan Abdul Hasan

SAMARINDA – Rencana pembangunan drainasei di Jalan Abul Hasan, Kecamatan Samarinda Kota, bakal segera dimulai. Rencananya pekan kedua Agustus, rekayasa lalu lintas di sana akan berlaku. Kegiatan sejalan penggalian drainase, target rampung akhir tahun ini. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Peningkatan Drainase Jalan Abul Hasan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Samarinda Darmadi mengatakan, saat ini tahap persiapan pekerjaan terus dilakukan dengan anggaran Rp29,7 miliar dari APBD 2024, kontraktor pelaksana akan membangun drainase dengan spesifikasi lebar 3 meter. “Rata-rata kedalaman saluran 1,5-2 meter dengan konstruksi beton,” ucapnya, Minggu (4/8).

Catatan Berita Samarinda
05-08-2024
Rumah Warga Terancam Ambruk Proyek Rp7 Miliar Drainase di Bontang Utara Dikecam

BONTANG, TRIBUN – Pekerjaan perbaikan drainasei di RT 19 Jalan Suryanata eks Jalan Sendawar Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur menuai kecaman warga setempat. Pasalnya pihak penyedia dianggap lambat bekerja. Parit lama sudah dibongkar namun pekerjaan rekonstruksiii tersebut tersendat. Dampaknya saat hujan pada Jumat (2/8) lalu, air meluap ke jalan dan mengikis tanah sehingga diduga menyebabkan ambruk di beberapa titik. “Coba perhatikan parit di samping toko lemari di sana (Simpang 4 Amelia). Longsor. Kalau dibiarkan lama-lama pondasi rumah itu juga ambruk,” kata salah seorang warga RT 19 kepada Tribunkaltim, Minggu (4/8/2024).

Catatan Berita Bontang
05-08-2024